Hubungan Status Gizi dengan Lama Penyembuhan Pasien Fraktur Regio Cruris Pasca Orif di RS Simpangan Depok Periode 2020-2023
Files
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
DOI
Abstract
Latar Belakang: Status gizi merupakan salah satu faktor yang dapat memengaruhi lama penyembuhan fraktur. Penyebab fraktur paling sering adalah kecelakaan dengan lokasi fraktur berada pada ekstremitas bawah. Penyembuhan fraktur primer terjadi pada fraktur yang dilakukan pemasangan open reduction and internal fixation (ORIF).Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan status gizi dengan lama penyembuhan pasien fraktur regio cruris pasca ORIF di Rumah Sakit Simpangan Depok. Metode: Penelitian ini adalah studi observasional dengan metode cross sectional. Subjek penelitian adalah pasien fraktur regio cruris pasca ORIF berusia lebih dari 18 tahun di Rumah Sakit Simpangan Depok periode 2020-2023. Uji korelasi menggunakan spearman dan fisher’s exact test. Hasil: Subjek penelitian didapatkan sebanyak 34 orang terdiri dari indeks massa tubuh terdapat normal sebanyak 9 orang (26,5%), overweight sebanyak 9 orang (26,5%), obesitas tipe I sebanyak 11 (32,4%), dan obesitas tipe II sebanyak 5 orang (14,7%). Hubungan status gizi dengan lama penyembuhan pasien fraktur regio cruris menunjukkan terdapat terdapat hubungan positif sedang (p= 0,006). Simpulan: Terdapat hubungan hubungan antara status gizi dengan lama penyembuhan pasien fraktur regio cruris pasca ORIF di Rumah Sakit Simpangan Depok.