Pengaruh Terapi Relaksasi Dzikir Terhadap Stres Pada Penderita Gerd (Gastroesophageal Reflux Disease)
Files
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
DOI
Abstract
Stres merupakan kondisi psikologis yang tidak dapat dihindari dari siapapun, termasuk pada individu dewasa. Stres yang terus dibiarkan dan tidak ditangani akan berakibat negatif bagi individu terutama pada organ pencernaan salah satunya adalah Gastroesophageal Reflux Disease (GERD). Salah satu intervensi non-farmakologis yang dapat dilakukan untuk menurunkan tingkat keparahan stres adalah terapi relaksasi dzikir. Teknik Relaksasi dzikir menggabungkan relaksasi nafas dengan kegiatan spiritualitas dzikir untuk mencapai jiwa yang tenang. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh terapi relaksasi dzikir terhadap stres pada penderita Gastroesophageal Reflux Disease (GERD). Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuasi eksperimen dengan pendekatan non-randomize pratest, posttest dan follow-up with control group design, melibatkan 18 subjek yang dipilih berdasarkan subject matching. Instrumen yang digunakan untuk mengukur tingkat stres subjek adalah DASS-21 pada tiga waktu pengukuran, yaitu sebelum dan sesudah Intervensi. Terapi relaksasi dzikir diberikan sebanyak dua sesi dengan jeda waktu dua minggu pada kelompok eksperimen, kemudian data yang diperoleh dianalisis menggunakan uji T. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara tingkat stres sebelum dan sesudah terapi relaksasi dzikir pada kelompok eksperimen dan kelompok kontrol (p>0,05).