<link rel="stylesheet" href="styles.f3b1fba60ec7970c.css">

Pengukuran Kinerja Green Warehouse di Industri Manufaktur Metal Casting

Loading...
Thumbnail Image

Date

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Universitas Islam Indonesia

DOI

Abstract

Perkembangan industri manufaktur modern mendorong perusahaan untuk mengintegrasikan aspek keberlanjutan (sustainability) ke dalam sistem operasional, termasuk sistem pergudangan. PT Atmaja Jaya, perusahaan metal casting yang berlokasi di Ceper, Klaten, menghadapi tantangan dalam mengevaluasi kinerja gudang produk jadinya secara terstruktur, khususnya pada dimensi efisiensi energi, pengendalian biaya, danminimalisasi emisi gasrumah kaca (GHG) yang merupakan inti dari konsep green warehouse. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kondisi kinerja green warehouse pada gudang produk jadi PT Atmaja Jaya, menentukan bobot prioritas KPI menggunakan metode Analytical Hierarchy Process (AHP), serta mengukur nilai total kinerja berdasarkan integrasi model Performance of Activity (POA) dan normalisasi Snorm De Boer. Data primer diperoleh melalui observasi, wawancara, dan kuesioner yang diisi oleh pakar perusahaan, sedangkan data sekunder berupa data historis perusahaan selama periode Januari 2025 hingga Juni 2025. Melalui proses validasi pakar, ditetapkan 17 KPI yang mencakup tujuh dimensi POA yaitu Cost, Time, Capacity, Capability, Productivity, Utility, dan Outcome. Hasil pembobotan AHP menunjukkan dimensi Outcome memiliki bobot tertinggi sebesar 0,430, diikuti Capability sebesar 0,212 dan Productivity sebesar 0,095, mencerminkan bahwa pakar perusahaan menempatkan hasil akhir pengiriman dan keandalan operasional sebagai dimensi paling kritis dalam kinerja gudang. Berdasarkan perhitungan nilai kinerja total yang diperoleh dari perkalian skor normalisasi Snorm De Boer dengan bobot global AHP, PT Atmaja Jaya memperoleh nilaisebesar 81,685 yangmasuk dalam kategori Good Performance. KPI yang menjadi prioritas perbaikan adalah T3 (Waktu proses QC masuk) dengan skor 50, OC3 (Tingkat kelengkapan dokumen pengiriman) dengan skor 67, dan OC4 (Tingkat ketepatan spesifikasi produk yang dikirim) dengan skor 71.

Description

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By