<link rel="stylesheet" href="styles.f3b1fba60ec7970c.css">

Perancangan Interval Predictive Maintenance dengan Pendekatan Reliabilitas Distribusi Weibull

Loading...
Thumbnail Image

Date

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Universitas Islam Indonesia

DOI

Abstract

Industri manufaktur spare part sangat bergantung pada keandalan peralatan produksi untuk memastikan kontinuitas operasional dan meminimalkan kerugian finansial akibat downtime. Mesin Sistem Obeng Torsi menunjukkan keandalan terendah dalam sistem manufaktur serial dengan MTBF 188,19 jam. Penelitian ini menganalisis data historis 44 observasi kegagalan selama enam bulan (Januari-Juni 2025) menggunakan distribusi Weibull dengan metode regresi linear sederhana untuk mengestimasi parameter bentuk (β) dan skala (η), serta menentukan interval predictive maintenance yang optimal. Hasil menunjukkan β = 1,573 dan η = 145,756 jam, mengindikasikan mesin berada pada fase wear-out dengan laju kegagalan meningkat seiring waktu operasi. Analisis reliabilitas menunjukkan pada 150 jam reliabilitas mencapai 55,05%, sedangkan pada 171,42 jam turun menjadi 50%. Optimasi cost rate menghasilkan interval pemeliharaan optimal 91 jam dengan biaya USD 13,181 per jam, 23% lebih rendah dibandingkan kebijakan saat ini (USD 17,124 per jam), serta memberikan reliabilitas 62,08%. Implementasi interval predictive maintenance 91 jam dapat meningkatkan keandalan sistem manufaktur serial dan menghemat biaya pemeliharaan signifikan sambil meminimalkan risiko unplanned downtime.

Description

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By