<link rel="stylesheet" href="styles.f3b1fba60ec7970c.css">

Analisis Kelayakan Jembatan Kretek I, Kabupaten Bantul menggunakan Pengukuran Mikrotremor dengan Metode Horizontal to Vertical Spectral Ratio (HVSR)

Loading...
Thumbnail Image

Date

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Universitas Islam Indonesia

DOI

Abstract

Telah dilakukan penelitian kelayakan Jembatan Kretek I di Kabupaten Bantul dengan meninjau nilai frekuensi natural jembatan menggunakan mikrotremor dan nilai frekuensi teoritis jembatan menggunakan permodelan SAP2000. Tujuan Penelitian ini adalah mengetahui nilai frekuensi natural jembatan, nilai frekuensi teoritis jembatan, Peta persebaran jembatan, dan mengetahui kerusakan relatif struktur atas jembatan. Pada penelitian ini jembatan Kretek I sebagai objek karena berada di atas Sungai Opak dan termasuk daerah rawan bencana gempa bumi dan termasuk kategori jembatan tua yang dibangun tahun 1989 dan rentan terhadap aktivitas seismik di Yogyakarta. Penelitian ini menggunakan metode Horizontal to Vertical Spectral Ratio (HVSR) untuk mengukur frekuensi natural jembatan berdasarkan data mikrotremor, yang kemudian dibandingkan dengan frekuensi teoritis dari pemodelan SAP2000. Hasil penelitian mendapatkan nilai frekuensi natural rata-rata jembatan berdasarkan pengukuran microtremor sebesar 1,023 Hz, sedangkan hasil pemodelan SAP2000 menunjukkan frekuensi teoritis sebesar 1,081 Hz, dan kerusakan relatif yang didapatkan sebesar 5,312%. Peta persebaran frekuensi menunjukkan nilai frekuensi lebih tinggi di tengah bentang jembatan dan lebih rendah di daerah tumpuan jembatan. Berdasarkan Pedoman Konstruksi dan Bangunan Nomor: Pt T-05-2002- B, yang menyatakan bahwa kerusakan relatif antara 1% hingga 5% dikategorikan dalam keadaan utuh dan kondisi jembatan ini dapat dinilai dalam kategori baik namun mendekati kondisi cukup dengan jenis kerusakan (non struktural). Artinya, tetap dimungkinkan ada indikasi kerusakan yang kecil tetapi tidak memengaruhi elemen struktural utama jembatan. Meski demikian, kerusakan tersebut tidak bersifat kritis dan masih dalam batas aman untuk penggunaan dengan perawatan secara teratur.

Description

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By