Studi Kelayakan Investasi Berdasarkan Perubahan Bentuk Kavling pada Proyek Pembangunan Perumahan Ditinjau Dari Aspek Finansial (Studi Kasus pada Proyek Villa Bukit Harmoni Kabupaten Cianjur)
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
DOI
Abstract
Dalam pembangunan proyek properti, efisiensi penggunaan lahan merupakan aspek teknis yang perlu diperhatikan. Semakin efisien penggunaan lahan akan meningkatkan daya tampung rumah dan kelebihan tanah. Sehingga akan memberikan jumlah pendapatan yang optimal dan hasil penjualan rumah dan kelebihan tanah tersebut. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui besar efisiensi biaya dan jumlah pendapatan akibat dari variasi modul yang diberikan terhadap tapak, dengan mengambil lokasi proyek Villa Bukit Harmoni Kabupaten Cianjur. Adapun analisis penelitian dilakukan pada modul proyek dimana tapak didesain sebagai bangunan tunggal dan kopel, modul 1 tapak didesain seluruhnya sebagai bangunan tunggal dan modul 2 tapak didesain seluruhnya sebagai bangunan kopel. Perancangan mengacu pada luas blok yang sama dengan jarak antar bangunan dan luas persil lebih dari 2 meter. Selanjutnya akibat dari variasi tapak akan mempengaruhi luas bersih dan kelebihan tanah. Analisis Finansial dilakukan dengan mengkaji arus kas masuk (pendapatan) dan arus kas keluar (biaya). Dari hasil penelitian diperoleh bahwa jumlah unit berpengaruh terhadap luas bersih dan kelebihan tanah. Pada desain bentuk kavling kopel (modul 2) berpeluang menghasilkan profit yang lebih besar dibandingkan dengan desain bentuk kavling tunggal (modul 1). Hasil analisis finansial menunjukkan nilai Net Present Value untuk modul 2 adalah yang paling menguntungkan yaitu sebesar 26.905.747.072 atau lebih besar 12,6 % dibandingkan dengan proyek. Untuk modul 1 hanya sebesar 25.901.287.199 atau 8.4 % dibandingkan dengan proyek. Sedangkan nilai Net Present Value proyek sendiri adalah sebesar 23.894.650.806 Untuk nilai Return on Investment (ROI), proyek sebesar 4,165 % modul 1 sebesar 4,316 % dan modul 2 sebesar 4,411 %. Sehingga untuk nilai ROI, modul 2 (kopel) memiliki nilai paling besar.