Evaluasi Pengelolaan Obat di Instalasi Farmasi Rumah Sakit Ibu dan Anak Harapan Mulia Kabupaten Tangerang
Files
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
DOI
Abstract
Latar belakang: Sistem pengelolaan obat di rumah sakit yang belum efektif, anggaran terbatas, serta perencanaan dan distribusi yang tidak optimal perlu diperbaiki untuk meningkatkan efisiensi pelayanan kesehatan. Evaluasi dilakukan dengan membandingkan capaian standar indikator pengelolaan obat. Tujuan: Penelitian ini bertujuan mengevaluasi efisiensi pengelolaan obat pada tahap seleksi, perencanaan, pengadaan, penyimpanan, dan distribusi di Instalasi Farmasi RSIA Harapan Mulia yang berlokasi di Kabupaten Tangerang. Metode: Penelitian observasional deskriptif ini dilakukan secara retrospektif menggunakan data sekunder tahun 2024. Data diperoleh melalui pemeriksaan dokumen asli di rumah sakit. Analisis data dilakukan secara kuantitatif dengan membandingkan hasil terhadap standar indikator dari Pudjaningsih dalam Fakhriadi et al., 2011 dan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Hasil: Indikator yang memenuhi standar hanya frekuensi ketidaklengkapan surat pesanan/faktur (1,68%). Indikator lainnya belum memenuhi standar, yaitu: kesesuaian item obat dengan Formularium Nasional (79,70%), persentase rencana pengadaan (20%), frekuensi pengadaan (34 kali/tahun), ketepatan kartu stok (72,7%), nilai obat rusak/kadaluwarsa (0,24%), dan Turn Over Ratio (7,45 kali). Kesimpulan: Sebagian besar indikator pengelolaan obat di Rumah Sakit Ibu dan Anak Harapan Mulia tahun 2024 belum mencapai standar yang ditetapkan. Perbaikan diperlukan pada seluruh tahapan, mulai dari seleksi hingga distribusi, guna menjamin ketersediaan obat yang efektif dan efisien.