Analisis Tenaga Kerja Berdasarkan Work Load Analysis (WLA) dan Work Force Analysis (WFA) (Studi Kasus : PT. Elite Recycling Indonesia)
Files
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
DOI
Abstract
Populasi manusia di Indonesia merupakan sumber daya yang melimpah bagi perusahaan, yang diketahui populasi Indonesia saat ini 273.800.000 manusia tercatat pada datacatalog.worldbank, dengan jumlah ratusan juta sangat membantu sekali dalam membangun perekonomian Indonesia. Bagi perusahaan PT. Elite Recycling Indonesia sumber daya manusia sangat penting karena membantu dalam produksi pada perusahaan, akan tetapi perusahan mengalami penurunan pada tahun 2022 dan pada tahun 2022 juga terdapat beberapa karyawan yang keluar pekerjaan. Dengan permintaan yang terus meningkat maka perlu adanya perhitungan beban kerja dan pengaruh jumlah tenaga kerja yang melakukan reisgn. Setelah itu melakukan analisis perhitungan kebutuhan pekerja berdasarkan dari beban kerja yang dirasakan dari pekerja dan analisis perhitungan pekerja sudah sesuai atau belum untuk perusahaan serta memberikan rekomendasi untuk meningkatkan produktivitas perusahan. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis beban kerja dan jumlah pekerja yang optimal pada setiap line menggunakan metode work load analysis dan work force analysis yang dimana melihat dari jumlah populasi pekerja dan jumlah karyawan yang keluar pada periode tesebut. Berdasarkan hasil pengolahan data terdapat beberapa beberapa line yang mengalami klasifikasi underload, overload, dan inload untuk bagian sortir bahan, menimbang plastik, mengganti roller, dan memasukan kedalam karung masuk kedalam klasifikasi overload dan klasifikasi underload yaitu pada uji kualitas bagian blowing, uji kualitas pelletezing, dan packaging. Berdasarkan hasil keseluruhan dari masing-masing line dengan perhitungan WLA pada bagian sortir berkurang 1 orang pekerja, menimbang plastik mengurangi 1 karyawan, mengganti roller berkurang 1 orang, memasukan kedalam karung berkurang 1 karyawan dan pada bagian menyambung plastik bertambah menjadi 18 orang. Berdasarkan WFA hanya bertambah 1 orang pada menyambung plastik menjadi 19 orang dan pada memasukan ke karung bertambah 1 orang pekerja.