<link rel="stylesheet" href="styles.f3b1fba60ec7970c.css">

Perancangan Vehicle Routing Problem Menggunakan Algoritma Nearest Neighbor Dan Local Search Guna Optimasi Biaya Distribusi Pada Pt Madubaru

dc.Identifier.NIM17522173
dc.contributor.advisorIr . Ali Parkhan , MT
dc.contributor.authorYAHYA EFENDI
dc.date.accessioned2022-11-01T03:15:30Z
dc.date.available2022-11-01T03:15:30Z
dc.date.issued2022-04-28
dc.description.abstractPerencanaan rute distribusi merupakan salah satu kebijakan yang berdampak kepada jarak tempuh dan juga biaya yang dikeluarkan perusahaan untuk melakukan distribusi . Perencanaan rute distribusi termasuk ke dalam Vehicle Routing Problem ( VRP ) dengan tujuan untuk menemukan rute yang lebih baik dari sebelumnya . Penelitian dilakukan di Bagian Pemasaran di PT Madubaru , perusahaan yang bergerak di bidang agro industri dengan mengolah bahan baku tebu menjadi gula . Permasalahan yang dihadapi oleh Bagian Pemasaran adalah kurang optimalnya rute distribusi , kendaraan distribusi sering melewati jalur yang sama beberapa kali atau mengunjungi suatu daerah yang sama namun tidak dalam satu waktu , dan penggunaan kapasitas kendaraan distribusi yang tidak maksimal mengakibatkan kebutuhan kendaraan dalam melakukan distribusi yang tinggi . Hal ini tentunya berpengaruh terhadap jauhnya jarak tempuh kendaraan yang dilalui , sehingga biaya yang perlu dikeluarkan pun ikut membengkak seiring bertambahnya jarak tempuh kendaraan . Tujuan penelitian ini adalah untuk mendapatkan rute distribusi yang terbaik sehingga dapat mengurangi jarak tempuh kendaraan dan meminimalkan biaya distribusi , serta memaksimalkan muatan kendaraan . Algoritma Nearest Neighbor merupakan metode yang digunakan untuk menentukan rute dan Local Search sebagai metode perbaikan rute . Hasil penelitian menunjukan terdapat 4 rute distribusi yang terbentuk dengan 3 unit kendaraan yang digunakan , berbeda dari rute awalan yaitu 8 rute dan 5 unit kendaraan yang digunakan . Jarak tempuh KBM pada setiap minggunya pada rute usulan akhir sejauh 508,8 km , lebih rendah 46,2 % dari rute awalan yaitu 945,2 km . Biaya yang dikeluarkan setiap minggunya untuk distribusi juga terdapat perbedaan yaitu 45,02 % dari Rp3.721.970,11- menjadi Rp2.046.202,60- . Rata - rata keterisian kendaraan meningkat dari 52,6 % menjadi 83,90 % .en_US
dc.identifier.urihttps://repository.uii.ac.id/handle/123456789/40110
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectCapacitated VRPen_US
dc.subjectGulaen_US
dc.subjectLocal Searchen_US
dc.subjectNearest Neighboren_US
dc.subjectOptimasien_US
dc.subjectRute Distribusien_US
dc.subjectVehicle Routing Problem ( VRP )en_US
dc.titlePerancangan Vehicle Routing Problem Menggunakan Algoritma Nearest Neighbor Dan Local Search Guna Optimasi Biaya Distribusi Pada Pt Madubaruen_US

Files

Original bundle

Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
17522173.pdf
Size:
75.27 MB
Format:
Adobe Portable Document Format
Description:

License bundle

Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
license.txt
Size:
1.71 KB
Format:
Item-specific license agreed upon to submission
Description: