Evaluasi Kinerja Operasional dan Tingkat Kepuasan Penumpang pada Armada Bus Listrik Trans Jogja
Loading...
Files
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Universitas Islam Indonesia
DOI
Abstract
Transportasi memiliki peran penting dalam kehidupan sehari-hari karena mendukung
mobilitas masyarakat untuk berbagai kebutuhan, seperti pekerjaan, pendidikan, perdagangan,
maupun aktivitas sosial. Pada tahun 2025, Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta menambah
armada Trans Jogja dengan menghadirkan bus listrik yang ramah lingkungan. Sebagai langkah
awal, dilakukan uji coba bus listrik pada trayek Yos Yosudarso – Ngabean – Yos Yosudarso.
Penelitian ini bertujuan untuk menilai kinerja operasional serta tingkat kepuasan penumpang
terhadap layanan bus listrik Trans Jogja pada trayek tersebut.
Metode penelitian ini mengikuti pedoman dari Keputusan Direktur Jenderal Perhubungan
Darat Nomor SK.687/AJ.206/DRJD/2002, dengan penekanan pada indikator kinerja operasional
seperti, headway, waktu perjalanan, kecepatan perjalanan, load factor, dan ketersediaan angkutan
umum,. Selain itu, metode Customer Satisfaction Index (CSI) dan Importance Performance
Analysis (IPA) diterapkan untuk menilai tingkat kepuasan penumpang terhadap layanan bus listrik
Trans Jogja. Data yang digunakan mencakup data primer dan sekunder, yang kemudian dianalisis
secara kuantitatif untuk memperoleh hasil yang dapat memberikan peningkatan kualitas layanan
transportasi umum.
Hasil evaluasi menunjukan headway rata -rata 16,37 menit, waktu perjalan rata-rata 68,25
menit, kecepatan perjalanan rata-rata 10 km/jam, load factor sebesar 68,25%, tingkat ketersediaan
kendaraan sebesar 100%. Analisis IPA menempatkan sebagian indikator I - IV, berdasarkan
perhitungan CSI, diperoleh nilai sebesar 84,69 % untuk 10 pernyataan awal dan untuk
penambahan 7 pernyataan sebesar 85,56 %, keduanya termasuk kategori sangat puas. Capaian ini
menunjukan bahwa kualitas pelayanan bus istrik Trans Jogja trayek Yos Yosudarso - Ngabean -
Yos Yosudarso sudah sangat baik, serta melakukan perbaikan pada aspek yang masih kurang,
seperti penggunaan kursi roda untuk naik dan turun dari bus listrik Trans Jogja, serta penambahan
armada dan perluasan rute, guna masyarakat bisa menjangkau daerah yang belum dilewati bus
istrik saat ini.