Hubungan Antara Intensitas Sholat Dan Kecemasan Pada Pasien Gastroesophageal Reflux Disease (GERD)
| dc.Identifier.NIM | 17320148 | |
| dc.contributor.advisor | Rr.Indahria Sulistyarini, S.Psi., M.A. | |
| dc.contributor.author | Chika Nurul Ajeng Putri | |
| dc.date.accessioned | 2021-08-18T00:39:11Z | |
| dc.date.available | 2021-08-18T00:39:11Z | |
| dc.date.issued | 2021-05-03 | |
| dc.description.abstract | Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara intensitas sholat dan kecemasan pada pasien gastroesophageal reflux disease (GERD). Hipotesis dalam penelitian ini adalah terdapat hubungan negatif antara intensitas sholat dan kecemasan. Subjek dalam penelitian ini berjumlah 229 pasien yang telah didiagnosis gastroesophageal reflux disease (GERD) oleh dokter di seluruh Indonesia. Skala kecemasan yang digunakan adalah terjemahan dari DASS (Lovibond & Lovibond, 1995) dan digunakan dalam penelitian (Damanik, 2011). Intensitas sholat menggunakan skala intensitas sholat yang disusun oleh (Arifin, 2003) berdasarkan dari aspek-aspek penelitian yang dikembangkan (Arifin, 2003). Analisis data dalam penelitian ini menggunakan Spearman Rho dan hasilnya menunjukkan terdapat hubungan negatif antara intensitas sholat dan kecemasan pada pasien gastroesophageal reflux disease (GERD) dengan nilai koefisien korelasi r=-0.136 dan nilai signifikansi p=0.039 (p<0.05). Hipotesis dalam penelitian ini diterima yaitu semakin tinggi tingkat intensitas sholat yang dimiliki oleh pasien gastroesophageal reflux disease (GERD), maka akan semakin rendah tingkat kecemasannya. Analisis tambahan dilakukan dengan uji korelasi tiap aspek intensitas dengan kecemasan yang menunjukkan bahwa aspek kuantitas sholat memiliki pengaruh paling besar (r=-0.132) dan aspek paling kecil (r=-0.127) pada kualitas sholat. Uji beda menunjukkan bahwa tidak terdapat perbedaan secara signifikan pada tingkat intensitas sholat dan kecemasan ditinjau dari usia. Berdasarkan jenis kelamin, intensitas sholat (p=0.138) dan kecemasan (p=0.256) juga diketahui tidak terdapat perbedaan yang secara signifikan. Tingkat intensitas sholat (p=0.783) dan kecemasan (p=0.002) memiliki perbedaan yang signifikan berdasarkan pendidikan. | en_US |
| dc.identifier.uri | https://repository.uii.ac.id/handle/123456789/31722 | |
| dc.publisher | Universitas Islam Indonesia | en_US |
| dc.subject | Intensitas sholat | en_US |
| dc.subject | Kecemasan | en_US |
| dc.subject | Pasien Gastroesophageal Reflux Disease (GERD) | en_US |
| dc.title | Hubungan Antara Intensitas Sholat Dan Kecemasan Pada Pasien Gastroesophageal Reflux Disease (GERD) | en_US |