Optimasi Senyawa Pengendap Protein Pada Validasi Metode Bioanalisis Karbamazepin Dan Metabolit Aktifnya Karbamazepin 10,11-Epoksida Dalam Spikedplasma Menggunakan Kromatografi Cair Kinerja Tinggi
| dc.Identifier.NIM | 17613087 | |
| dc.contributor.advisor | Apt.ari Wibowo, M.Sc. | |
| dc.contributor.advisor | Dr., Apt. Vitarani Dwi Ananda Ningrum | |
| dc.contributor.author | AULIA FEBRIYANTI | |
| dc.date.accessioned | 2022-03-21T03:34:40Z | |
| dc.date.available | 2022-03-21T03:34:40Z | |
| dc.date.issued | 2021-10-20 | |
| dc.description.abstract | Karbamazepin (CBZ) adalah obat antikonvulsan lini pertama yang di gunakan dalam terapi epilepsi. Karbamazepin termasuk obat yang di metabolisme oleh CYP3A dengan rentang terapi sempit yaitu 4-12 µg/mL. Karbamazepin dapat berubah menjadi metabolit aktif yaitu karbamazepin 10,11-epoksida. Tujuan dari penelitian ini adalah mendapatkan metode bioanalisis CBZ dan CBZ-E yang sesuai dan dapat digunakan sebagai alternatif dalam aplikasi TDM di Indonesia. Metode yang digunakan adalah KCKT-DAD dengan parameter yang didasarkan pada kriteria European Medicines Agency : Guideline on Bioanalytical Method Validation. Sistem yang digunakan UHPLC-DAD dengan panjang gelombang 210 nm, fase diam kolom C18-RP (150 mm x 4,6 mm, 5 µm), fase gerak akuabidest dan metanol (40:60 v/v), laju alir 1 mL/menit dengan teknik elusi bersifat isokratik. Preparasi sampel dimulai dengan optimasi untuk mencari taknik ekstraksi terbaik agar didapatkan kadar yang maksimal didapatkan pengendap protein menggunakan asetonitril dan metode ekstaksi cair-cair menggunakan heksan. Hasil uji linearitas CBZ dan CBZE menunjukkan nilai r = 0,998 dan 0,9933 dengan rentang kadar 3-40 µg/mL. Hasil uji selektivitas CBZ dan CBZE menunjukkan nilai %diff yang didapatkan ≤19,04% dan ≤19,74% dengan nilai %CV 11,93% dan 13,42%. Nilai hasil uji akurasi (%diff) CBZ dan CBZE adalah ≤5,92% dan ≤5,26% dengan hasil presisi (%CV) dalam pengujian within-run diperoleh nilai ≤9,65% dan ≤7,19% serta between-run dengan nilai rerata %CV ≤13,36% dan ≤10,90%. Hasil rerata perolehan kembali adalah ≥98,56%. Hasil yang didapatkan menunjukkan bahwa metode yang digunakan sesuai dengan kriteria EMA sehingga dapat digunakan sebagai alternatif dalam pelaksanaan TDM di Indonesia. | en_US |
| dc.identifier.uri | https://repository.uii.ac.id/handle/123456789/36627 | |
| dc.publisher | Universitas Islam Indonesia | en_US |
| dc.subject | Karbamazepin | en_US |
| dc.subject | Karbamazepin 10 | en_US |
| dc.subject | 11-epoksida | en_US |
| dc.subject | KCKT | en_US |
| dc.subject | validasi | en_US |
| dc.subject | analisis | en_US |
| dc.title | Optimasi Senyawa Pengendap Protein Pada Validasi Metode Bioanalisis Karbamazepin Dan Metabolit Aktifnya Karbamazepin 10,11-Epoksida Dalam Spikedplasma Menggunakan Kromatografi Cair Kinerja Tinggi | en_US |