Analisis Carbon Footprint dari Penggunaan Energi Listrik dan Liquefied Petroleum Gas (LPG) di Terminal Giwangan
Loading...
Files
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Universitas Islam Indonesia
DOI
Abstract
Terdapat beberapa fasilitas umum yang menghasilkan Carbon footprint dari
pemakaian energi listrik dan penggunaan Liquefied petroleum gas (LPG). Terminal
bus merupakan salah satu contoh fasilitas umum yang menghasilkan Carbon
footprint dikarenakan pada lokasi tersebut terdapat pemakaian energi listrik dan
penggunaan gas LPG untuk keperluan aktivitas di terminal. Penelitian ini bertujuan
untuk menganalisis Carbon footprint dari pemakaian energi listrik dan gas LPG
yang terdapat di Terminal Giwangan, Yogyakarta. Pembagian scope pada
penelitian kali ini mengacu terhadap Greenhouse Gases Protocol (GHGP)
sedangkan pada tahap perhitungan menggunakan metode International Panel On
Climate Change (IPCC) (IPCC, 2014). Hasil perhitungan yang telah dilakukan,
pemakaian energi listrik menjadi kontribusi terbesar Carbon footprint yaitu sebesar
395,255 ton CO2-eq/tahun (94,3 %) dan penggunaan gas LPG menyumbangkan
Carbon footprint sebesar 23,377 CO2-eq/tahun (5,7%). Strategi Pengurangan yang
dapat dilakukan antara lain strategi penggantian lampu dengan lampu hemat energi,
strategi mematikan komputer pada jam istirahat, strategi mengatur suhu ruang
minimal 25°C dan strategi mematikan dispenser pada saat selesai jam operasional
dengan total nilai efisiensi sebesar 16 %.