Hubungan antara Pola Asuh Pengganti Orang Tua dengan Keterampilan Sosial Anak Usia Sekolah yang Orang Tuanya Menjadi TKI
Loading...
Files
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Universitas Islam Indonesia
DOI
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya hubungan antara pola asuh pengganti orangtua dengan keterampilan sosial pada anak yang tidak diasuh sendiri oleh kedua orang tuanya. Asumsi awal yang diajukan adalah ada hubungan positif antara pula asuh pengganti orangtua dengan keterampilan sosial anak yang orangtuanya menjadi TKI, di mana semakin tinggi pola asuh orangtua pengganti, maka keterampilan sosial akan semakin meningkat dan juga berlaku sebaliknya. Subjek dalam penelitian ini adalah anak usia sekolah berumur 8-10 tahun, sebanyak 36 anak 39% perempuan dan 61% laki-laki. Pemilihan responden dilakukan dengan menggunakan metode purposive sampling. Data diungkap dengan menggunakan metode angket dimana angket yang digunakan ada dua yaitu (1) Angket Pola asuh pengganti Orangtua yang disusun berdasarkan karakteristik pola asuh yang dikemukakan oleh Baumrind (Agus Dariyo, 2004), terdiri dari 32 aitem dengan koefisien korelasi aitem sahih bergerak antara 0,405 hingga 0,790 serta koefisien korelasi Alpha sebesar 0,958 dan (2) Angket Observasi Keterampilan Sosial yang disusun dengan mengacu pada aspek-aspek keterampilan social dikemukakan oleh Mager dkk (1995). Diungkap dengan metode validitas dengan data diperoleh dengan tehnik interrater, Koefisien korelasi interrater = 0,600; p= 0 (p>0,05). Analisa perhitungan product moment dari Spearman. Perhitungannya dilakukan dengan bantuan program SPSS 12.0 for Windows. Hasilnya menunjukkan Pola asuh pengganti orangtua, tidak berhubungan dengan keterampilan sosial anak yang orang tuanya menjadi TKI (-0.198 dengan p>0.05).