Analisis Faktor-faktor yang memengaruhi Perilaku Keamanan Kata Sandi di Kalangan Siswa Sma/smk Sederajat di Provinsi DIY
| dc.Identifier.NIM | 21523131 | |
| dc.contributor.author | Bima Panjalu, Mukti | |
| dc.date.accessioned | 2026-04-13T04:54:29Z | |
| dc.date.available | 2026-04-13T04:54:29Z | |
| dc.date.issued | 2025 | |
| dc.description.abstract | Keamanan kata sandi merupakan aspek penting dalam perlindungan data pribadi di era digital, khususnya bagi siswa SMA dan SMK yang aktif menggunakan teknologi dalam proses belajar dan berinteraksi sosial. Di Provinsi DIY, dengan jumlah siswa mencapai 152.620 pada tahun 2025, isu keamanan digital semakin kompleks akibat rendahnya edukasi kesadaran keamanan di sekolah serta meningkatnya risiko pencurian data dan pembajakan akun. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat kesadaran siswa terhadap keamanan kata sandi serta mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi perilaku keamanan kata sandi. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei terhadap 100 siswa dari empat sekolah di DIY, menggunakan teknik stratified random sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner daring berbasis skala Likert lima poin dan dianalisis menggunakan SPSS dan Rstudio. Analisis yang dilakukan meliputi analisis deskriptif, uji validitas dan reliabilitas, uji asumsi klasik, serta regresi linier berganda dengan tingkat signifikansi 10%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kesadaran keamanan kata sandi siswa tergolong baik (rata-rata 4,12 dari 5), terutama dalam menjaga kerahasiaan kata sandi (4,38) dan penggunaan kombinasi karakter (4,29). Namun, kewaspadaan terhadap tautan mencurigakan masih rendah (3,86). Analisis regresi membuktikan bahwa Kecemasan Ingatan, Pengaruh Teman Sebaya, Pengalaman Keamanan Siber Pribadi, dan Persepsi Risiko berpengaruh positif signifikan terhadap Perilaku Keamanan Kata Sandi, dengan Pengalaman Keamanan Siber Pribadi sebagai faktor paling dominan (t-hitung 3,284). Menariknya, variabel Kecemasan Ingatan menunjukkan arah pengaruh positif yang berbeda dari hipotesis awal yang memprediksi hubungan negatif, mengindikasikan bahwa rasa khawatir lupa kata sandi justru mendorong siswa untuk lebih berhati-hati dan cenderung menerapkan praktik keamanan yang lebih baik. Secara keseluruhan, model penelitian ini mampu menjelaskan 15,7% variasi perilaku keamanan kata sandi, sementara 84,3% sisanya dipengaruhi oleh faktor lain. | en_US |
| dc.identifier.uri | repository.uii.ac.id/handle/123456789/61459 | |
| dc.subject | Keamanan Kata Sandi, Perilaku Keamanan Siber, Siswa Sma/smk, Kecemasan Ingatan, Pengaruh Teman Sebaya, Pengalaman Keamanan Siber, Persepsi Risiko, Regresi Linier Berganda | en_US |
| dc.title | Analisis Faktor-faktor yang memengaruhi Perilaku Keamanan Kata Sandi di Kalangan Siswa Sma/smk Sederajat di Provinsi DIY | en_US |
| dc.type | Thesis | en_US |