<link rel="stylesheet" href="styles.f3b1fba60ec7970c.css">

Pembuatan Filament 3D Printing Fused Filament Fabrication dari Botol Polyethylene Terephthalate

Loading...
Thumbnail Image

Date

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Universitas Islam Indonesia

DOI

Abstract

Peningkatan volume limbah plastik, khususnya dari botol berbahan polyethylene terephthalate (PET), menimbulkan permasalahan lingkungan yang signifikan. Salah satu solusi potensial untuk mengurangi dampak tersebut adalah dengan mendaur ulang botol PET menjadi filamen yang dapat digunakan dalam teknologi Fused Filament Fabrication (FFF) pada proses 3D printing. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan proses daur ulang botol PET menjadi filamen 3D printing melalui metode pultrusi, serta mengevaluasi pengaruh variasi parameter proses terhadap kualitas filamen yang dihasilkan. Bahan baku yang digunakan berupa pita botol PET berukuran 95 mm yang diproses melalui metode pultrusi dengan variasi suhu 200°C, 210°C, dan 220°C serta kecepatan tarik 0,12 rpm dan 0,36 rpm. Filamen hasil pultrusi kemudian digunakan pada mesin 3D printer dengan pengaturan suhu nozzle 255°C, suhu bed 80°C, dan kecepatan cetak 30 mm/s. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kombinasi parameter suhu 220°C dan kecepatan tarik 0,12 rpm menghasilkan filamen dengan dimensi yang paling mendekati ukuran ideal dan permukaan yang seragam. Uji lanjutan terhadap filamen menunjukkan potensi yang baik sebagai alternatif bahan baku 3D printing, ditinjau dari aspek kualitas hasil cetak. Temuan ini membuktikan bahwa limbah plastik PET dapat dimanfaatkan kembali melalui proses daur ulang menjadi filamen 3D printing yang bernilai guna tinggi, sekaligus mendukung penerapan konsep ekonomi sirkular dan keberlanjutan dalam industri manufaktur aditif.

Description

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By