Prarancangan Pabrik Bioavtur Dari Cpo Kapasitas 5.213.000 Kiloliter / Tahun
Files
Date
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
DOI
Abstract
Bioavtur merupakan bahan bakar nabati dalam industri penerbangan yang digunakan untuk menurunkan emulsi emisi karbon dunia. Peluang berkembangnya industry bioavtur di Indonesia cukup besar, mengingat kebutuhannya yang meningkan.Pabrik Bioavtur ini direncanakan akan dibangun di Dumai, Riau Indonesia dengan kapasitas 5.213.000 kiloliter/tahun yang beroperasi selama 330 hari. Metode pembuatan biovtur yang digunakan pabrik ini adalah Hydrocracking. Reaksi ini bersifat eksotermis dan dijalankan dalam reaktor dengan jenis Fixed Bed Reactor (FBR), dengan kondisi operasi non-isothermal (400 o C) dan tekanan 2,5 atm. Produk keluar reaktor selanjutnya dialirkan menuju menara distilasi untuk memisahkan produk utama dengan produk sampingnya kemudian dikemas lalu dipasarkan.Untuk mencapai kapasitas produksi 5.213.000 kiloliter/tahun dibutuhkan bahan baku Crude Palm Oil (CPO) sebesar 5.172.203.520 kg/tahun dan H2 sebesar 121.223.520 kg/tahun. Utilitas yang dibutuhkan yaitu 1638252,96 kg/jam air pendingin, 134349,8044 kg/jam steam, 28918,69909 kg/jam bahan bakar, dan 819,195 kW listrik. Hasil analisis menunjukkan bahwa pabrik bioavtur ini memiliki tingkat resiko rendah (low risk). Hasi. Evaluasi ekonomi pabrik bioavtur ini menunjukkan modal tetap sebesar Rp.30.178.500.036.379, modal kerja sebesar Rp.8.952.687.717.960 ,dan keuntungan sebelum pajak sebesar Rp.7.573.060.303.084 setelah pajak sebesar Rp.4.922.489.197.004 , POT sebelum pajak sebesar 2,8 tahun, POT setelah pajak sebesar 3,8 tahun, BEP sebesar 43% , Shut Down Point (SDP) sebesar 20,3304%, dan Discounted Cah Flow Rate of Return (DCFRR) sebesar 19,77. Berdasarkan hasil evaluasi ekonomi ini, dapat disimpulkan bahwa pabrik bioavtur secara ekonomi layak untuk didirikan.