<link rel="stylesheet" href="styles.f3b1fba60ec7970c.css">

Aktivitas Sitotoksik Fraksi Etil Asetat Ekstrak Etanol Daun Peronema Canescens Jack (Sungkai) Terhadap Sel Hela dan Produksi Subfraksi Aktif

Loading...
Thumbnail Image

Date

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Universitas Islam Indonesia

DOI

Abstract

Latar belakang: Kanker serviks adalah salah satu jenis kanker dengan prevalensi tinggi pada perempuan. Tingginya angka kasus kanker serviks mendorong perlunya bahan alam sebagai alternatif pengobatan. Salah satu bahan alam yang digunakan adalah daun sungkai yang diketahui menghasilkan aktivitas sitotoksik. Tujuan: Mengetahui aktivitas sitotoksik fraksi etil asetat daun sungkai terhadap sel HeLa dan mengetahui proses produksi fraksi aktif etil asetat menjadi subfraksi. Metode: Ekstrak etanol daun sungkai difraksinasi menggunakan metode vacuum liquid chromatography (VLC) dengan pelarut bertingkat. Fraksi etil asetat dipilih untuk tahap subfraksi, kemudian dipisahkan lebih lanjut menggunakan kromatografi kolom. Identifikasi subfraksi dilakukan menggunakan Kromatografi Lapis Tipis (KLT), sedangkan aktivitas sitotoksik diuji terhadap sel HeLa menggunakan metode MTT assay dan dinyatakan sebagai nilai IC50. Hasil: Hasil pengujian menunjukkan bahwa fraksi etil asetat dengan rendemen sebesar 66,2 % memiliki nilai IC50 sebesar 148,5 μg/mL sehingga dikategorikan memiliki aktivitas toksik terhadap sel kanker HeLa. Proses pemisahan menggunakan kromatografi kolom menghasilkan 14 subfraksi yang menunjukkan pola noda dan nilai Rf berbeda pada uji Kromatografi Lapis Tipis (KLT), Hasil pengamatan menunjukkan bahwa beberapa subfraksi memiliki profil pemisahan yang baik dan berpotensi untuk pengujian lebih lanjut terhadap sel HeLa. Kesimpulan: Fraksi etil asetat daun sungkai berpotensi memiliki aktivitas sitotoksik terhadap sel HeLa dan menghasilkan 14 subfraksi yang berpotensi dikembangkan lebih lanjut.

Description

Citation

Collections

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By