<link rel="stylesheet" href="styles.f3b1fba60ec7970c.css">

Musium Bahari di Banyuwangi Galeri Interaktif dan Rekreatif

dc.contributor.authorBudi Hartono, 98512153
dc.date.accessioned2020-04-14T09:54:17Z
dc.date.available2020-04-14T09:54:17Z
dc.date.issued2006
dc.description.abstractMusium Bahari Di Banyuwangi merupakan implementasi dari sebuah kebutuhan masyarakat luas, utamanya masyarakat kabupaten Banyuwangi akan sarana pendidikan, pelestarian, sarana informasi dan tempat rekreasi yang mengkhususkan dalam hal kektutan. Salah satu alasan kuat dibangunnya musium ini ialah dari factor latar belakang kehidupan rakyat Banyuwangi yang tak dapat dipisahkan kedekatannya dengan laut, baik itu dari sejarah, geografis maupun kehidupan sosial masyarakat yang sebagian besar masyarakat pesisir pantai di Banyuwangi berprofesi sebagai nelayan. Diharapkan nantinya dengan adanya Musium Bahari ini akan menjadi sebuah jalan pintas yang berkualitas untuk mempelajari laut secara menyeluruh. Untuk tujuan itu Musium Bahari ini di rancang dengan mengutamakan pada desain galeri yang interaktif dan memililki sifat yang rekreatif sehingga pengunjung yang datang dapat dengan mudah memahami objek pamer dan tidak merasa cepat bosan. Skematik desain diarahkan untuk dapat menciptakan sebuah musium yang memilikigallery interaktif. Dimana setiap galeri yang ada diusahakan untuk dapat memberikan peluang bagi pengunjung agar dapat berinteraksi dengan objek pamer. Interaktif disini tentunya dibagi dalam beberapa karakter, yaitu interaktif satu arah, interaktif dua arah dan sejauh mana melibatkan indra manusia untuk terlibat langsung dengan objek pamer dan atau ruang galeri interaktif itu. Kemudian dari pertimbangan tersebut kemudian disusunlah urutan galeri yang akan dibuat. Kemudian dilakukanlah pengembangan desain dengan menuangkan konsep rekreatif dan interaktif kedalam rancangan bangunan Musium Bahari. Hal ini diterapkan kedalam desain galeri yang ada yaitu, galeri sumber daya alam (SDA), galeri kapal, galeri kolandan galeri navigasi. Pada galeri di dalam bangunan utama cenderung bersifat informatif dengan desain suasana ruang yang menarik dan komputerise. Tapi didalam bangunan utama juga akan dijumpai galeri aquarium raksasa yang memiliki karakter interaktif Sedangkan untuk galeri kolam dan navigasi lebih memiliki karakter interaktif, namun terpisah dari bangunan utama. Hal ini lebih dikarenakan pertimbangan fungsional. Seperti halnya galeri navigasi diletakkan di tepi pantai untuk memberikan suasana yan gmendukung pengunjung agar merasakan kedekatan dengan laut. Dan secara keseluruhan musium ini selain memiliki potensi informasi, musium bahari ini juga memiliki nuansa rekreatif.en_US
dc.identifier.urihttp://hdl.handle.net/123456789/19367
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectMusium Bahari di Banyuwangien_US
dc.subjectGaleri Interaktif dan Rekreatifen_US
dc.titleMusium Bahari di Banyuwangi Galeri Interaktif dan Rekreatifen_US

Files

Original bundle

Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
98512153 Budi Hartono.pdf
Size:
9.51 MB
Format:
Adobe Portable Document Format
Description:

License bundle

Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
license.txt
Size:
1.71 KB
Format:
Item-specific license agreed upon to submission
Description:

Collections