<link rel="stylesheet" href="styles.f3b1fba60ec7970c.css">

Analisis Pengaruh Oversharing dalam Podcast SleepOver Rachel Vennya terhadap Konsekuensi Sosial dan Krisis Privasi Digital: Studi Kasus Episode Dilan Janiar

Loading...
Thumbnail Image

Date

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Universitas Islam Indonesia

DOI

Abstract

Fenomena oversharing merupakan tindakan membagikan informasi pribadi secara berlebihan di ruang publik digital, yang dapat menimbulkan berbagai dampak sosial dan risiko terhadap privasi individu. Dalam konteks media digital, podcast menjadi salah satu platform yang memungkinkan individu untuk mengungkapkan pengalaman personal secara terbuka kepada khalayak luas. Hal ini berpotensi memunculkan berbagai respons dari audiens, baik berupa dukungan maupun penilaian negatif, yang pada akhirnya dapat memengaruhi konsekuensi sosial serta memicu krisis privasi digital. Berdasarkan fenomena tersebut, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui serta menjelaskan pengaruh oversharing dalam podcast Sleepover Rachel Vennya terhadap konsekuensi sosial dan krisis privasi digital. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif eksplanatif dengan jumlah sampel sebanyak 100 responden. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah non probability sampling dengan metode purposive sampling. Metode analisis data yang digunakan meliputi uji validitas, uji reliabilitas, uji normalitas, uji linearitas, analisis regresi linear sederhana, koefisien determinasi, serta uji hipotesis (uji t). Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh positif antara oversharing terhadap konsekuensi sosial dan krisis privasi digital. Hal ini dibuktikan melalui hasil uji regresi yang menunjukkan koefisien positif, di mana setiap peningkatan oversharing akan diikuti dengan peningkatan konsekuensi sosial dan krisis privasi digital. Berdasarkan uji koefisien determinasi, diperoleh bahwa pengaruh oversharing terhadap konsekuensi sosial sebesar 35,8%, sedangkan terhadap krisis privasi digital sebesar 28,6%. Berdasarkan uji hipotesis (uji t), diperoleh nilai t hitung sebesar 7,826 untuk konsekuensi sosial dan 6,270 untuk krisis privasi digital, yang keduanya lebih besar dari t tabel (1,984), sehingga hipotesis dalam penelitian ini dinyatakan diterima.

Description

Citation

Collections

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By