Analisis Faktor Efisiensi pada Kelompok Kerja First tuning Menggunakan Pendekatan Fungsi Produksi Cobb-Douglas serta Metode Fishbone Analysis Diagram (Studi Kasus: PT Yamaha Indonesia)
Loading...
Files
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Universitas Islam Indonesia
DOI
Abstract
PT Yamaha Indonesia merupakan sebuah perusahaan manufaktur yang bergerak pada
bidang produksi alat musik, seperti piano, gitar, drum, bass, biola, dan alat musik lainnya.
Terdapat tahapan First tuning dalam produksi piano di PT Yamaha Indonesia yang berada
dalam proses produksi assembly UP bagian dari divisi produksi. Tahapan First tuning
merupakan tahapan penyetelan nada piano, seasoning piano, hitting piano, serta perataan
nada piano. Masalah yang terjadi adalah kelompok kerja tersebut adalah capaian efisiensi
yang rendah. Hal ini disebabkan karena adanya gap antara target yang ditentukan dengan
hasil efisiensi yang dicapai oleh kelompok kerja terkait. Dengan ini perlu dilakukan
analisis menggunakan diagram fishbone untuk mengetahui penyebab masalah tersebut
serta untuk mengetahui hubungan kuantitatif antara jumlah output dengan jumlah input
dengan perhitungan fungsi produksi Cobb – Douglas. Setelah itu diterapkan pendekatan
kaizen untuk mengimplementasikan saran perbaikan. Pada perhitungan fungsi produksi
Cobb – Douglas didapatkan hasil nilai fungsi produksi X1 adalah sebesar 0,097 dan X2
sebear 0,226. Usulan perbaikan yang dihasilkan adalah pemberian pelatihan multiskill
pada operator, desain ulang Jig tuning Fundamental, penerapan 5S3T, penggantian hit
wire machine, dan modifikasi form torque. Hasilnya tingkat efisiensi pada kelompok
kerja First tuning setelah dilakukan perbaikan pada bulan Januari 2024 adalah sebesar
123,49%. Dapat disimpulkan bahwa selisih kenaikan efisiensi dari bulan September 2023
hingga bulan Januari 2024 adalah sebesar 19,44%. Dengan ini usulan perbaikan yang
diimplementasikan pada kelompok kerja First tuning berhasil meningkatkan nilai
efisiensi pada kelompok kerja tersebut.