Pemenuhan Hak Perempuan dan Anak Korban Kekerasan Melalui Lembaga Layanan Rumah Aman di Kota Semarang
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
DOI
Abstract
Kekerasan terhadap perempuan dan anak merupakan pelanggaran hak asasi manusia yang masih tinggi terjadi di Kota Semarang. Negara memiliki kewajiban memberikan perlindungan kepada korban melalui Lembaga Layanan Rumah Aman. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemenuhan hak perempuan dan anak korban kekerasan melalui rumah aman serta mengidentifikasi faktor hambatan dalam implementasinya. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum empiris dengan pendekatan perundang-undangan dan sosiologis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara normatif perlindungan korban telah diatur dalam peraturan perundang-undangan, namun dalam pelaksanaannya masih belum optimal. Hambatan utama meliputi keterbatasan fasilitas dan kapasitas rumah aman, lemahnya sistem keamanan, serta minimnya dukungan keluarga dan masyarakat akibat stigma terhadap korban. Kondisi tersebut berdampak pada rasa aman dan proses pemulihan korban. Oleh karena itu, diperlukan penguatan kebijakan dan sarana prasarana rumah aman guna mewujudkan perlindungan yang berkeadilan dan berorientasi pada pemulihan korban.