Kepuasan Hidup Ditinjau dari Work-Life Balance pada Karyawan
Files
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
DOI
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara work-life balance dengan kepuasan hidup pada karyawan. Hipotesis yang dibangun adalah adanya hubungan positif antara work-life balance dengan kepuasan hidup. Subjek penelitian berjumlah 40 karyawan baik laki-laki maupun perempuan yang bekerja di perusahaan yang bergerak di bidang industri kimia. Subjek penelitian terdiri dari 23 karyawan laki-laki dan 17 karyawan perempuan dengan rentang usia 22 sampai 60 tahun. Penelitian ini menggunakan dua skala, yaitu skala kepuasan hidup yang diadaptasi dari Satisfaction With Life Scale (SWLS) yang disusun oleh Diener, Emmons, Larsen, dan Griffin (1985) dan Work-Life Balance Scale (WLBS) yang disusun oleh Rincy dan Panchanatham (2010). Data dianalisis dengan menggunakan teknik analisis product moment Pearson yang menunjukkan bahwa ada hubungan positif yang sangat signifikan antara work-life balance dengan kepuasan hidup (r = 0,416 dengan p = 0,004, p < 0,01). Semakin tinggi tingkat work-life balance maka semakin tinggi pula kepuasan hidup yang dimiliki karyawan. Sebaliknya, semakin rendah tingkat work-life balance maka semakin rendah kepuasan hidup yang dimiliki karyawan. Pada penelitian ini koefisien sumbangan work-life balance (r²) sebesar 16,8% terhadap kepuasan hidup. Hipotesis yang diajukan pada penelitian ini diterima.