Hubungan antara Kebersyukuran dengan Stres Pengasuhan pada Ibu yang Memiliki Anak Berkebutuhan Khusus
Files
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
DOI
Abstract
Ibu yang memiliki anak berkebutuhan khusus lebih mudah mengalami stres pengasuhan. Sementara itu, kebersyukuran merupakan salah satu faktor protektif yang berkaitan dengan rendahnya stres pengasuhan. Penelitian ini berutujuan untuk mengetahui hubungan antara kebersyukuran dengan stres pengasuhan pada ibu yang memiliki anak berkebutuhan khusus. Hipotesis yang diajukan dalam penelitian ini adalah hubungan negatif antara kebersyukuran dengan stres pengasuhan pada ibu yang memiliki anak berkebutuhan khusus. Penelitian ini dilakukan menggunakan metode kuantitatif dengan melibatkan 144 ibu yang memiliki anak berkebutuhan khusus berusia 21-50 tahun. Pengumpulan data dilakukan menggunakan skala Islamic Gratitude Scale (IGS-10) dan Parental Stres Scale. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan negatif dan signifikan antara kebersyukuran dan stres pengasuhan dengan nilai r = -0.495 dan p = <0.001, dimana tingginya kebersyukran, maka berhubungan dengan rendahnya stres pengasuhan. Sebaliknya, rendahnya kebersyukuran, maka berhubungan dengan tingginya stres pengasuhan. Oleh karena itu, diketahui bahwa hipotesis dalam penelitian ini diterima. Kebersyukuran menjadi salah satu faktor yang perlu diperhatikan dalam pengasuhan pada ibu yang memiliki anak berkebutuhan khusus.