<link rel="stylesheet" href="styles.f3b1fba60ec7970c.css">

Potensi Biji Durian (Durio Zibethinus Murr.) Sebagai Biokoagulan Dalam Proses Pengolahan Air Gambut Menggunakan Metode Koagulasi-flokulasi

Loading...
Thumbnail Image

Date

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Universitas Islam Indonesia

DOI

Abstract

Telah dilakukan penelitian yang bertujuan untuk mengetahui potensi biji durian (Durio zibethinus Murr.) sebagai koagulan alami pada proses pengolahan air gambut dengan metode koagulasi-flokulasi yang ramah lingkungan. Koagulasi–flokulasi merupakan metode pengolahan air dengan penambahan koagulan untuk menetralkan partikel, diikuti pengadukan lambat sehingga terbentuk flok besar yang mudah dipisahkan. Karakterisasi koagulan dilakukan dengan analisis proksimat dan FTIR. Proses koagulasi dilakukan pada variasi dosis 0,05; 0,075; 0,1; 0,125; dan 0,15 g dengan pengadukan cepat 100 rpm selama 5 menit dan pengadukan lambat 30 rpm selama 30 menit. pH point zero charge (PZC) biji durian adalah 7. Variasi dosis koagulan mempengaruhi distribusi ukuran flok, semakin tinggi dosis yang digunakan maka ukuran flok semakin kecil hingga diperoleh dosis optimum. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan biokoagulan biji durian munurunkan turbiditas, TDS serta meningkatkan transmitasi cahaya masing-masing sebesar 94,33 %, 59,50% dan 1574,33 lux (94,47%) serta dapat menaikkan pH ke arah netral.

Description

Citation

Collections

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By