<link rel="stylesheet" href="styles.f3b1fba60ec7970c.css">

Pengembangan Strategi Pemasaran Produk Muya dengan Integrasi SWOT, Five Forces dan Ergonomic Function Deployment

Loading...
Thumbnail Image

Date

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Universitas Islam Indonesia

DOI

Abstract

Persaingan dalam industri Air Minum Dalam Kemasan (AMDK) semakin ketat, sehingga diperlukan strategi pemasaran yang tepat untuk meningkatkan daya saing. MUYA, sebagai merek AMDK di bawah naungan Unit Layanan Bisnis Universitas Islam Indonesia (UII), menghadapi beberapa permasalahan penting seperti rendahnya kepercayaan konsumen, keterbatasan distribusi produk yang belum merata di seluruh unit UII, serta minimnya promosi yang dilakukan. Kondisi tersebut berdampak pada penurunan tren penjualan produk MUYA dalam beberapa tahun terakhir. Penelitian ini bertujuan untuk merancang strategi pemasaran yang mampu meningkatkan daya saing MUYA di pasar internal UII. Penelitian menggunakan pendekatan gabungan antara analisis SWOT, Red Ocean Strategy melalui kerangka Porter’s Five Forces, dan Ergonomic Function Deployment (EFD). SWOT digunakan untuk mengidentifikasi kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman strategis. Analisis Red Ocean Strategy digunakan untuk memahami kondisi industri dan merancang strategi kompetitif berdasarkan struktur persaingan yang telah ada, sementara EFD diterapkan untuk mengidentifikasi kebutuhan ergonomis konsumen melalui lima prinsip utama: Efektif, Nyaman, Aman, Sehat, dan Efisien (ENASE). Metode penelitian melibatkan observasi, wawancara, serta survei kuesioner kepada pelanggan dan stakeholder terkait. Hasil analisis SWOT menunjukkan bahwa MUYA memiliki kekuatan dalam kualitas produk dan harga yang kompetitif, tetapi masih menghadapi tantangan dalam promosi dan cakupan distribusi. Sementara itu, metode EFD mengungkapkan bahwa pelanggan mengutamakan aspek keamanan dalam penggunaan produk. Melalui Five Forces, diketahui bahwa daya tawar pembeli dan ancaman substitusi merupakan tekanan paling dominan. Berdasarkan temuan tersebut, penelitian ini merekomendasikan strategi pemasaran berbasis Business Model Canvas (BMC) yang mencakup optimalisasi distribusi, peningkatan promosi digital, serta inovasi pengembangan srtategi bisnis produk AMDK dengan pendekatan keilmuan ergonomi. Implementasi strategi ini diharapkan dapat meningkatkan daya saing dan penjualan MUYA di pasar AMDK.

Description

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By