<link rel="stylesheet" href="styles.f3b1fba60ec7970c.css">

Pembuatan Akta Notaris Yang Tidak Berdasar Undang-Undang Jabatan Notaris Dan Menjadi Perkara Pidana

Loading...
Thumbnail Image

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Universitas Islam Indonesia

DOI

Abstract

Tesis ini bertujuan untuk menganalisis Akibat Hukum dari pembuatan Akta Notariil yang tidak sesuai prosedur serta mengetahui kriteria Akta Notariil yang berpotensi menjadi perkara pidana. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan, dan pendekatan kasus putusan No. 196/Pid.B/2018/Pn.Smn. Teknik pengumpulan bahan hukum dengan studi kepustakaan berupa bahan hukum sekunder, bahan hukum primer dan bahan hukum tersier yang meliputi wawancara serta bahan-bahan lain yang dapat menunjang dalam kaitannya dengan pembahasan permasalahan. Hasil penelitian ini Pertama, notaris HA dijatuhi sanksi hukuman pidana selama 1 tahun penjara akibat penyalahgunaan wewenang yang dilakukan oleh Notaris dimana Notaris dalam menjalankan wewenangnya telah melanggar ketentuan perundang-undangan yang berlaku yang mengakibatkan kerugian bagi para pihak dan mengakibatkan berubahnya kekuatan pembuktian dan adanya pembatalan akta autentik tersebut oleh pengadilan. Kedua, kriteria dalam pembuatan akta yang berpotensi menjadi perkara pidana karena akta yang dibuat oleh Notaris HA tidak sesuai dengan prosedur pembuatannya yaitu para pihak tidak menghadap, akta tidak ditandatangani oleh para pihak serta tidak dibacakan di hadapan para pihak dan saksi, dan akta tetap diterbitkan dan dipergunakan oleh salah satu pihak dan mengakibatkan pihak lain mengalami kerugian dari diterbitkannya akta tersebut

Description

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By