Pemanfaatan Limbah Padat Cangkang Kelapa Sawit (Palm Kernel Shell) sebagai Subtitusi Pengganti Agregat Kasar untuk Pembuatan Bata Ringan Cellular Lightweight Concrete
Files
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
DOI
Abstract
Bata ringan Cellular Lightweight Concrete (CLC) merupakan material konstruksi yang memiliki keunggulan dalam hal berat jenis rendah, isolasi termal, dan kemudahan pemasangan. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari pengaruh penambahan bahan pozzolanik terhadap sifat fisik, mekanik, dan mikrostruktur bata ringan CLC. Proses pembuatan dilakukan dengan mencampurkan semen, pasir halus, bahan pozzolanik, air, dan foaming agent sesuai proporsi rancangan, kemudian dicetak dengan dimensi tertentu dan dikondisikan hingga mencapai umur uji. Pengujian meliputi uji daya serap air, kuat tekan, dan karakterisasi material menggunakan X-Ray Diffraction (XRD), Fourier Transform Infrared Spectroscopy (FTIR), dan Scanning Electron Microscopy (SEM). Hasil uji daya serap menunjukkan bahwa penambahan bahan pozzolanik mampu menurunkan persentase penyerapan air akibat penurunan ukuran dan jumlah pori. Uji kuat tekan memperlihatkan peningkatan nilai pada komposisi tertentu, yang dihubungkan dengan pembentukan gel C–S–H sekunder dari reaksi pozzolanik. Analisis XRD mengidentifikasi tiga puncak utama pada sudut 2θ sebesar 29,642°,
26,792°, dan 25,562° dengan ukuran kristalit 37,7–51,4 nm, menunjukkan sifat semi- kristalin dengan sebagian fase amorf. Spektrum FTIR menegaskan keberadaan gugus
fungsional Si–O–Si, Al–O–Si, dan O–H yang mendukung hasil XRD. Citra SEM memperlihatkan distribusi pori yang lebih rapat pada sampel dengan penambahan pozzolanik. Secara keseluruhan, hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan bahan pozzolanik pada bata ringan CLC dapat memperbaiki sifat fisik dan mekanik melalui modifikasi mikrostruktur, sehingga berpotensi meningkatkan performa material pada aplikasi konstruksi.