Perancangan Borobudur Creative Hub di Magelang dengan Pendekatan Creative Placemaking
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
DOI
Abstract
Candi Borobudur sebagai salah satu warisan dunia di Indonesia, memiliki nilai besar dalam pariwisata di Indonesia. Potensi wisata yang dimiliki, tentunya tidak hanya memerlukan pengembangan fisik kawasan tetapi juga kesiapan masyarakat lokal dalam menghadapi perkembangan pariwisata. Kesiapan masyarakat ini dapat dikembangkan melalui pemberdayaan masyarakat lokal. Ekonomi kreatif menjadi salah satu aspek yang mampu mendukung pemberdayaan masyarakat lokal. Oleh karena itu diperlukan wadah di Kecamatan Borobudur guna mendukung masyarakat lokal dalam mengembangkan potensi ekonomi kreatif yang dimiliki. Borobudur Creative Hub dengan pendekatan creative placemaking, hadir sebagai solusi atas pemenuhan ruang bagi pelaku Ekraf Borobudur. Pendekatan dipilih karena mampu mendukung ketercapaian dalam mewadahi ruang publik yang kreatif dan mendukung rancangan dalam merepresentasikan kawasan yang mana selaras dengan konsep hub. Metoda yang digunakan untuk mencapai keberhasilan desain ialah kuisioner dan tabel pencapaian. Pada variabel creative hub diuji dengan parameter ruang kreatif yaitu personal space, collaboration space, presentation space, making space dan intermission space. Pada variabel creative placemaking diuji dengan parameter quality places, physical form, dan social opportunity. Keberadaan rancangan ini diharapkan dapat menjadi wadah yang mampu menaungi pelaku ekonomi kreatif di Kawasan Borobudur, guna mengembangkan potensi dan mampu menjembatani pengenalan produk ke masyarakat luas. Selain itu rancangan diharapkan mampu mendukung hidupnya wisata dari 11 desa yang dinaungi di Kecamatan Borobudur.