<link rel="stylesheet" href="styles.f3b1fba60ec7970c.css">

Hubungan Antara Kebersyukuran Dan Kecemasan Menghadapi Pensiun Pada Aparatur Sipil Negara Di Bojonegoro

dc.Identifier.NIM16320172
dc.contributor.advisorFaraz
dc.contributor.author16320172 Isya Almatyana P
dc.date.accessioned2021-05-25T07:28:15Z
dc.date.available2021-05-25T07:28:15Z
dc.date.issued2020
dc.description.abstractPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kebersyukuran dan kecemasan menghadapi pensiun pada Aparatur Sipil Negara (ASN) di Bojonegoro. Hipotesis yang diajukan adalah kebersyukuran akan berhubungan negatif dengan kecemasan menghadapi pensiun pada ASN di Bojonegoro. Partisipan pada penelitian ini berjumlah 70 ASN akan menghadapi pensiun yang berumur 54 – 58 tahun, terdiri dari 48 laki-laki dan 22 perempuan. Alat ukur yang digunakan dalam penelitian ini adalah Skala Bersyukur Versi Indonesia (Listiyandini, Nathania, Syahniar, Sonia, & Nadya, 2015) dengan Cronbach's Alpha 0,912, adaptasi dan modifikasi Social Components of Retirement Anxiety Scale (SCRAS) (Fletcher & Hansson, 1991) dengan Cronbach's Alpha 0,921. Hasil penelitian diketahui adanya hubungan negatif yang signifikan antara kebersyukuran dan kecemasan menghadapi pensiun dengan nilai r = -0,415 dan nilai p = 0,000. Aspek perasaan positif menjadi prediktor untuk kecemasan menghadapi pensiun dengan nilai r = 0,422 nilai r2 = 0,178 (17,8%) dan nilai p = 0,000, sehingga hipotesis dalam penelitian ini diterima.en_US
dc.identifier.urihttps://repository.uii.ac.id/handle/123456789/28734
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectASNen_US
dc.subjectkebersyukuranen_US
dc.subjectkecemasan menghadapi pensiunen_US
dc.titleHubungan Antara Kebersyukuran Dan Kecemasan Menghadapi Pensiun Pada Aparatur Sipil Negara Di Bojonegoroen_US

Files

Collections