Pengaruh Ekstrak Daun Dan Batang Ciplukan (Physalis Angulata L.) Terhadap Tingkat Keparahan Steatosis Pada Hepar Tikus Wistar Yang Diinduksi Dislipidemia
Files
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
DOI
Abstract
Latar Belakang: Meningkatnya kebiasaan konsumsi makanan tinggi lemak dan gaya hidup sedenter meningkatkan angka kejadian steatosis hepar. Saat ini belum ada obat medis yang disetujui untuk mencegah dan mengobati steatosis. Daun dan batang tumbuhan ciplukan kaya akan senyawa flavonoid serta asam fenolat yang memiliki efek pencegahan dan pengobatan terhadap steatosis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian ekstrak daun dan batang ciplukan terhadap tingkat keparahan steatosis pada hepar tikus wistar yang diinduksi dislipidemia. Metode: Penelitian ini terdiri atas tiga kelompok: kelompok pertama diinduksi dislipidemia (n=7), kelompok kedua diinduksi dislipidemia ditambah ekstrak ciplukan 400mg/kgbb (n=7), kelompok ketiga diinduksi dislipidemia ditambah ekstrak ciplukan 800mg/kgbb (n=7). Induksi dislipidemia dilakukan dengan kuning telur dan propylthiouracil (PTU) selama enam minggu. Tingkat keparahan steatosis ditentukan berdasarkan hasil pengamatan histopatologi. Hasil: Kelompok pertama memiliki empat preparat dengan steatosis berderajat sedang. Kelompok kedua memiliki dua preparat dengan steatosis berderajat sedang. Kelompok ketiga memiliki dua preparat dengan steatosis berderajat sedang. Hasil uji statistik menunjukkan tidak terdapat perbedaan keparahan yang signifikan antara kelompok perlakuan (p=0,498) Kesimpulan: Hasil uji statistik menunjukan bahwa tidak terdapat pengaruh pemberian ekstrak ciplukan terhadap tingkat keparahan steatosis pada hepar tikus wistar yang diinduksi dislipidemia.