Peran Negara dalam Pengelolaan Ekonomi Menurut Ibnu Taymiyyah
| dc.Identifier.NIM | 05913229 | |
| dc.contributor.author | Yusuf, Yamin | |
| dc.date.accessioned | 2026-02-06T03:12:33Z | |
| dc.date.available | 2026-02-06T03:12:33Z | |
| dc.date.issued | 2007 | |
| dc.description.abstract | Peranan Negara dalam pengaturan ekonomi bukan sekadar proses keuangan di tangan penguasa, sebaliknya, ia didasarkan pada petunjuk dari syari'ah Islam dan bertujuan pada kemaslahatan umum. Prinsip-prinsip umum keuangan publik dalam Islam diturunkan dari Ayat-ayat Al-Qur'an, sedangkan ucapan, praktik dan persetujuan bersumber pada sunnah Nabi. Salah satu pemikir Islam yang membahas tentang peran Negara dalam Pengelolaan ekonomi adalah Ibn Taymiyyah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui, Pertama, Dasar filosofis dari konsep Ibn Taymiyyah tentang pentingnya sebuah Negara. Kedua, Konsep Ibn Taymiyyah tentang kebebasan individu dalam perilaku ekonomi dalam sebuah negara. Ketiga, Peranan Negara dalam pengaturan ekonomi Ibn Taymiyyah. Penelitian ini menggunakan metode historis deskriptif kualitatif analitik, dengan melakukan kritik internal terhadap pemikiran Ibn Taymiyyah dalam kitab- kitabnya. Pendekatan yang dipakai dalam penelitian ini adalah pendekatan Ilmu Ekonomi Syari'ah. Sesuai dengan jenis data yang dibutuhkan dalam penelitian tersebut maka dibutuhkan sumber data baik primer maupun data sekunder. Data Primer terdiri dari kitab-kitab Ibn Taymiyyah. Data Sekunder terdiri dari karya para pakar atau tulisan dan komentar para pakar yang berkaitan dengan posisi Negara dalam Pengelolaan Ekonomi. Pertumbuhan ekonomi merupakan fokus kebijakan keuangan dalam awal Islam. Tegaknya suatu Negara bergantung pada kemampuan pemerintahnya mengumulkan pendapatan dan mendistribusikannya pada kebutuhan kolektif masyarakat. Nabi, setelah tegaknya Negara madinah mengalihkan perhatiannya pada kebutuhan yang mendesak ini. Pada awal periode Madinah, tidak ada sumber pendapatan yang tetap. Penelitian ini berhasil menyimpulkan masalah-masalah sebagai berikut: Pertama, Ibnu Taymiyyah berhasil merumuskan Landasan Filosofis pentingnya hiduup bernegara. Kedua, teori-teori yang ditulis Ibnu Taymiyyah memberikan perhatian sangat tinggi atas pentingnya kebebasan individual dalam perilaku ekonomi tetapi ia dilarang menggunakan kebebasan untuk melakukan aktivitas yang bisa menyebabkan kerugian bagi masyarakat itu. Ketiga, menurut Ibnu Taymiyyah peran Negara dalam pengelolaan ekonomi dalam sebuah Negara adalah sebagai berikut: (1) Menghilangkan Kemisinan, (2) Regulasi Pasar, (3) Kebijakan Moneter, (4) Perencanaan Ekonomi, (5) Pembentukan Institusi Hisbah. | en_US |
| dc.identifier.uri | https://repository.uii.ac.id/handle/123456789/60339 | |
| dc.publisher | Universitas Islam Indonesia | en_US |
| dc.subject | Al-Quran, Al-Hadist | en_US |
| dc.subject | Negara | en_US |
| dc.subject | Landasan Filosofis | en_US |
| dc.subject | Ibn Taymiyyah | en_US |
| dc.subject | Prinsip Ekonomi Syar'ah. | en_US |
| dc.title | Peran Negara dalam Pengelolaan Ekonomi Menurut Ibnu Taymiyyah | en_US |
| dc.type | Thesis | en_US |