Analisis Pengaruh Perubahan Beban Gempa terhadap Perilaku Struktur Bangunan Bertingkat Menurut SNI 1726-2012 DAN SNI 1726-2019
Files
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
DOI
Abstract
Gempa bumi merupakan peristiwa getaran yang terjadi di permukaan bumi akibat pelepasan energi dari dalam secara tiba-tiba yang menciptakan gelombang seismik. Ada banyak akibat yang ditimbulkan oleh gempa bumi salah satunya adalah keruntuhan bangunan yang apabila terdapat manusia di dalam bangunan tersebut maka akan menimbulkan korban jiwa. Salah satu bukti nyata kerusakaan yang ditimbulkan bencana ini adalah peristiwa gempa bumi pada tanggal 27 Mei 2006 yang melanda Daerah Istimewa Yogyakarta. Gempa berkekuatan 5,9 Magnitude ini mengakibatkan banyak korban jiwa dan kerusakaan bangunan tempat tinggal maupun bangunan fasilitas umum. Hingga saat ini, waktu kedatangan gempa sendiri belum dapat ditentukan. Oleh karena itu perlu adanya penelitian dan analisis lebih lanjut mengenai perilaku dinamik struktur bangunan. Hal tersebut menjadi salah satu faktor perbaikan peraturan ketahanan gempa untuk struktur gedung dan non-gedung, dari SNI 1726-2012 menjadi SNI 1726-2019. Umumnya struktur gedung direncanakan sesuai dengan peta gempa yang berlaku pada saat itu. Gedung tersebut diharapkan dapat berdiri kokoh dalam kurun waktu yang cukup lama. Tetapi, nilai percepatan batuan dasar selalu berubah setiap tahunnya sehingga peta gempa akan selalu mengalami pembaruan. Hal ini tentu menjadi kekhawatiran tersendiri bagi penghuni apakah gedung mampu bertahan dari gempa atau tidak di kemudian hari. Berdasarkan uraian tersebut, Gedung Rusunawa Mahasiswi Universitas Islam Indonesia (UII) yang direncanakan menggunakan SNI 1726-2002 perlu dikaji lebih lanjut terkait perilaku strukturnya. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode statik ekuivalen dan respons spektrum sesuai peraturan SNI 1726-2012 dan SNI 1726-2019. Pemodelan struktur bangunan dilakukan dengan bantuan program SAP2000 v.22. Tujuannya adalah untuk meneliti perbandingan perilaku struktur berupa simpangan, simpangan antar tingkat, dan rasio simpangan gedung. Hasil penelitian menunjukkan perilaku struktur berupa simpangan, simpangan antar tingkat, dan rasio simpangan akibat beban gempa statik dan respons spektrum, baik dalam arah x maupun arah y menurut SNI 1726-2019 memiliki nilai yang lebih besar daripada SNI 1726-2012.