Analisis Kandungan Mikroplastik dan Logam Berat (Pb, Fe) di Saluran Drainase Permukiman Sekitar Sungai Code
Loading...
Files
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Universitas Islam Indonesia
DOI
Abstract
Kegiatan aktivitas permukiman di kawasan sekitar Sungai Code dapat memberikan
dampak negative terhadap saluran drainase berupa keberadaan mikroplastik yang
mampu mengadsopsi logam berat seperti Pb dan Fe sehingga berpotensi menjadi
ancaman bagi ekosistem yang ada disekitarnya karena sifat toksisitasnya tidak
dapat diuraikan secara alamiah. Melalui penelitian ini dilakukan analisis kandungan
mikroplastik dan logam berat menggunakan Metode National Ocean and
Atmospheric Administration (NOAA). Dimana melalui mikroskop akan diketahui
karakteristik dari MPs dan Spektrofotometri FT-IR untuk mengetahui jenis polimer.
Adapun titik sampel yang diteliti sebanyak 10 sampel dengan 3 lokasi berbeda,
meliputi daerah Sleman, Kota Yogyakarta, dan Bantul. Diperoleh bahwasannya
kelimpahan persebaran mikroplastik pada saluran drainase terbesar berada pada
daerah Sleman sebesar 11,74 partikel/mL; daerah Kota Yogyakarta sebesar 21,22
partikel/mL; serta daerah Bantul sebesar 11,15 partikel/mL. Dimana karakteristik
mikroplastik berdasarkan jenis didominasi oleh jenis film sebesar 50% dengan
ukuran terkecil 45,50 μm dan terbesar 2085,69 μm, serta didominasi oleh warna
didominasi oleh warna abu/transparan (36%). Dalam menganalisis polimer pada
mikroplastik menggunakan Spektrofotometri FT-IR ditemukan 14 polimer yang
terbaca pada sampel. Dengan jenis polimer yang didominasi oleh Polyamide
(nilon). Berdasarkan analisis yang dilakukan, maka hubungan mikroplastik dengan
logam berat Pb dan Fe menunjukkan bahwasannya karakteristik dan jenis polimer
mikroplastik berpengaruh terhadap keberadaan logam berat.