Hubungan Angka Kejadian Diare Pada Anak Usia 1-2 Tahun Dengan Pemberian Asi Eksklusif Di Puskesmas Ngaglik I Sleman Periode Januari-Desember Tahun 2012
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
DOI
Abstract
Kejadian diare merupakan salah satu penyebab utama kematian bayi di negara berkembang, salah satunya Indonesia. Pemberian ASI secara dini dan eksklusif sekurang-kurangnya 4-6 bulan akan membantu mencegah penyakit diare pada bayi. Hal ini disebabkan karena ASI memiliki komponen sIgA, laktoferin, limfosit T, dan limfosit B. Tujuan : Untuk mengetahui hubungan angka kejadian diare pada anak usia 1-2 tahun dengan pemberian ASI eksklusif di Puskesmas Ngaglik I Periode Januari - Desember 2012. Metode : Penelitian ini merupakan penelitian analitik observasional dengan menggunakan desain cross sectional. Populasi pada penelitian ini adalah semua pasien anak yang menderita diare di Puskesmas Ngaglik I Periode Januari - Desember 2012. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling dari rekam medis pasien di puskesmas Ngaglik I Sleman, kemudian dilakukan pengisian kuisioner untuk mendapatkan data-data yang diperlukan. Data dianalisis dengan menggunakan uji hipotesis Chi-square. Hasil : Dari analisis Chi-square didapatkan hasil bahwa hubungan kejadian diare dengan status gizi memiliki nilai p 0,101 (p > 0,05), hubungan kejadian diare dengan faktor umur memiliki nilai p 0,968 (p > 0,05), hubungan kejadian diare pasien dengan jenis kelamin memiliki nilai p 0,687 (p > 0,05), yang berarti tidak terdapat hubungan yang signifikan. Hubungan kejadian diare dengan pemberian ASI eksklusif memiliki nilai p 0,000 (p < 0,05) yang menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan. Dari perhitungan rasio prevalensi (RP) dengan CI 95% didapatkan nilai RP = 0,49 (RP <1) yang menunjukkan bahwa ASI eksklusif merupakan faktor protektif kejadian diare. Simpulan : Terdapat hubungan yang signifikan antara pemberian ASI eksklusif dengan kejadian diare pada anak usia 1-2 tahun di Puskesmas Ngaglik I Sleman Januari-Desember 2012. ASI eksklusif merupakan faktor protektif kejadian diare.