<link rel="stylesheet" href="styles.f3b1fba60ec7970c.css">

IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TEAM GAMES TOURNAMENT (TGT) PADA MATA PELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM KELAS X DI SMK KRISTEN PENABUR PURWOREJO IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TEAM GAMES TOURNAMENT (TGT) PADA MATA PELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM KELAS X DI SMK KRISTEN PENABUR PURWOREJO

Abstract

Fokus dan pertanyaan penelitian ini adalah: 1) Bagaimana implementasi model pembelajaran kooperatif tipe Team Games Tournament (TGT) pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam kelas X di SMK Kristen Penabur Purworejo, 2) Apa saja kendala – kendala yang dihadapi selama mengimplementasikan model pembelajaran TGT, 3) Bagaimana dampak implementasi model pembelajaran kooperatif tipe TGT. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini bersifat kualitatif. Dengan menggunakan jenis penelitian lapangan (field research). Teknik pengumpulan data dengan metode observasi, wawancara, dokumentasi dan triangulasi data yang kemudian di analisis dengan menggunakan teknik analisis model interaktif dari Miles dan Hiberman, meliputi: pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan. Adapun hasil penelitian yang ditemukan dalam implementasi model pembelajaran kooperatif tipe Team Games Tournament (TGT) pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam kelas X di SMK Kristen Penabur Purworejo, telah dilakukan di tahun ajaran 2018/2019. Implementasi model pembelajaran kooperatif tipe Team Games Tournament (TGT) pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam kelas X di SMK Kristen Penabur Purworejo sesuai dengan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) yang telah dibuat oleh guru dan juga sesuai dengan model pembelajaran Team Games Tournament menurut teori Slavin, yaitu meliputi : presensi kelas, belajar tim, dan turnamen berupa permainan. Selain itu terdapat beberapa kendala dalam penerapan model TGT ini, yaitu antara lain kendala pada waktu dan pada peserta didik. Namun, model pembelajaran ini memiliki dampak yang positif juga untuk peserta didik, diantaranya yaitu peserta didik menjadi lebih aktif, mandiri, memiliki rasa tanggung jawab dan persaingan sehat. Implikasi hasil penelitian ini diharapkan menjadi bahan pertimbangan untuk pengembangan proses pembelajaran yang aktif, inovatif, kreatif, dan menyenangkan sehingga pembelajaran dapat bermakna bagi peserta didik.

Description

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By