<link rel="stylesheet" href="styles.f3b1fba60ec7970c.css">

Pengaruh Niat Whistleblowing, Literasi Keuangan, dan Literasi Digital dalam Pencegahan Pinjaman Online Ilegal dengan Gender Sebagai Variabel Moderasi (Studi di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta)

Loading...
Thumbnail Image

Date

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Universitas Islam Indonesia

DOI

Abstract

Teknologi yang semakin pesat dan semakin maju, menciptakan berbagai kemudahan bagi setiap individu, tidak terkecuali bagi masyarakat Yogyakarta. Salah satu bentuk dari kemajuan teknologi adalah munculnya financial technology atau Fintech atau Tekfin yaitu merupakan suatu inovasi pada sektor finansial dengan sentuhan modern. Bentuk dari pengembangan fintech adalah pinjaman online berupa peer to peer lending (P2P lending). Kemunculan pinjaman online bagi masyarakat Yogyakarta menyebabkan berbagai macam permasalahan, mulai dari perijinan ilegal, penagihan tidak sopan, adanya bunga dan biaya tambahan dalam jumlah besar, dan pencurian data pribadi. Oleh karena itu perlu dilakukan pencegahan pinjaman online, dengan memperhatikan faktor pendukung seperti niat whistleblowing, literasi keuangan, dan literasi digital. Selain itu, gender sebagai variabel moderasi menjadi salah satu faktor yang mendukung pencegahan pinjaman online ilegal. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei melalui penyebaran kuesioner kepada masyarakat kota Yogyakarta. Pengujian statistik dalam bariabel ini berupa simultaneous equation model (SEM) yang dibantu menggunakan SmartPLS.

Description

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By