Formulasi Nanoemulgel Ekstrak Terstandar Daun Kelor (Moringa Oleifera) Dengan Pembawa Minyak Mawar (Oleum Rosae)
| dc.Identifier.NIM | 18613077 | |
| dc.contributor.advisor | Dr. apt. Asih Triastuti, M. Pharm. | |
| dc.contributor.advisor | apt. Oktavia Indrati, M.Sc. | |
| dc.contributor.author | KHOFIFA SALMAN | |
| dc.date.accessioned | 2022-09-08T07:02:51Z | |
| dc.date.available | 2022-09-08T07:02:51Z | |
| dc.date.issued | 2022-06-20 | |
| dc.description.abstract | Latar belakang: Daun kelor yang mengandung senyawa kuersetin dapat dikembangkan menjadi suatu sediaan anti hiperpigmentasi dengan memanfaatkan nanoteknologi. Minyak mawar selain berfungsi sebagai fase minyak pada pembentukan nanoemulsi secara spontan juga bermanfaat bagi kulit untuk mengecilkan pori-pori, mengurangi garis-garis halus dan mencerahkan kulit. Tujuan: Untuk mengembangkan dan menentukan karakteristik sediaan nanoemulgel ekstrak daun kelor terstandar dengan pembawa minyak mawar. Metode: Ekstraksi daun kelor dilakukan dengan metode re-maserasi. Desain formula nanoemulsi dibuat dalam 3 formula yaitu F1, F2 dan F3 dengan konsentrasi ekstrak yang berbeda. Karakterisasi nanoemulsi meliputi pengukuran % transmitan, ukuran partikel, indeks polidispersi dan zeta potensial. Selain itu, dilakukan evaluasi sediaan nanoemulgel yaitu uji organoleptik, uji pH, uji viskositas, uji daya sebar, dan uji stabilitas, serta uji hedonik kemudian analisis menggunakan SPSS versi 25. Hasil: Sediaan nanoemulsi F1, F2 dan F3 memiliki ukuran partikel masingmasing 48,1±5,1 nm, 72,5±0,7 nm dan 74,4±4,8 nm. Hasil evaluasi sediaan nanoemulgel ketiga formula pada hari ke-0 memenuhi kriteria yang dipersyaratkan dan hasil uji stabilitas selama 4 siklus tergolong stabil. Nilai zeta potensial ketiga formula setelah uji stabilitas mengalami peningkatan, kemudian dari hasil uji hedonik formula yang paling disukai adalah F1 (46,7%). Kesimpulan: Ekstrak daun kelor terstandar dapat diformulasikan ke dalam sediaan nanoemulgel dengan pembawa minyak mawar. Formula terpilih pada penelitian ini adalah F1 karena memiliki karakteristik ukuran partikel terkecil serta paling disukai, sehingga dapat dijadikan kandidat untuk pengujian lebih lanjut. | en_US |
| dc.identifier.uri | https://repository.uii.ac.id/handle/123456789/39111 | |
| dc.publisher | Universitas Islam Indonesia | en_US |
| dc.subject | Moringa oleifera | en_US |
| dc.subject | Nanoemulgel, Minyak Mawar | en_US |
| dc.title | Formulasi Nanoemulgel Ekstrak Terstandar Daun Kelor (Moringa Oleifera) Dengan Pembawa Minyak Mawar (Oleum Rosae) | en_US |