Kajian Potensi Asam Lemak Omega 3 Sebagai Antiinflamasi Terhadap Kadar Hs-crp Pada Pasien Penyakit Arteri Koroner: Sebuah Scoping Review
| dc.Identifier.NIM | 19711061 | |
| dc.contributor.author | Putri, Rahma Ayu Maeka | |
| dc.date.accessioned | 2024-10-25T06:31:54Z | |
| dc.date.available | 2024-10-25T06:31:54Z | |
| dc.date.issued | 2024 | |
| dc.description.abstract | Latar Belakang: Penyakit arteri koroner merupakan penyakit jantung yang disebabkan karena adanya proses aterosklerosis yang menyebabkan peningkatan pada jumlah biomarker inflamasi seperti protein fase akut, salah satunya yakni protein C-reaktif atau C-Reactive Protein (CRP). Peningkatan tersebut menjadi indikasi adanya inflamasi tingkat rendah. Mekanisme kerja asam omega-3 terhadap kadar mediator inflamasi hs-CRP diketahui sebagai antiinflamasi sudah banyak dikaji. Berangkat dari hal tersebut, perlu dilakukan analisis mengenai hal ini. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui lebih lanjut potensi asam lemak omega 3 terhadap kadar hs-CRP pada pasien dengan penyakit CAD. Metode Penelitian: Sumber data yang digunakan adalah original article dengan topik potensi asam lemak omega-3 sebagai antiinflmasi terhadap kadar hs-CRP pada pasien CAD, berbahasa Inggris, dan dipublikasikan dalam tahun rentang 2014-2024. Database yang digunakan adalah Pubmed, Cochrane Library, Science Direct, dan Springer Link. Artikel ditelusuri menggunakan strategi Boolean search. Artikel dipilih menurut panduan PRISMA-ScR. Kemudian, dilakukan proses ekstraksi data,item data, dan sintesis hasil untuk menjawab tujuan review. Hasil: Dari 11 artikel yang lolos seleksi dan terinklusi, didapatkan bahwa adanya penurunan kadar hs-CRP yang signifikan terdapat pada pemberian softgel omega 3 fatty acid 4 gram per hari (setiap softgel mengandung EPA 180 mg dan DHA 120 mg) selama 2 bulan, pemberian empat softgel omega 3 PUFA perhari yang setiap softgel-nya mengandung EPA 720 mg dan DHA 480 mg selama 8 minggu, pemberian kapsul omega 3 PUFA 2 gram per hari yang mengandung EPA 46% dan DHA 38% selama 8 minggu, pemberian suplementasi flaxseed oil 1 gram (mengandung ALA 400 mg) selama 3 minggu, pemberian suplementasi minyak ikan 1 gram (mengandung EPA 250 mg dan DHA 150 mg) selama 3 minggu, pemberian kombinasi suplementasi dua kapsul asam lemak omega 3 dari flaxseed oil 1 gram per hari dan vitamin D 50.000 IU setiap 2 minggu, pemberian telur ayam yang diperkaya omega 3 PUFA 1053 mg, dan pemberian empat kapsul omega-3 ethyl ester merk LOVAZA per hari dengan total daily dose EPA 1,86 gram dan DHA 1,5 gram dengan pengobatan statin. Simpulan: Asam lemak omega-3 berpotensi sebagai antiinflamasi pada pasien CAD dengan menurunkan kadar biomarker pro-inflamasi hs-CRP yang dikonfirmasi melalui temuan bukti ilmiah dengan hasil signifikan. Sebagian kecil penelitian menunjukan penurunan kadar hs-CRP yang tidak signifikan, namun hal tersebut dapat dikarenakan faktor lain dan yang tidak dapat dikontrol oleh peneliti. | en_US |
| dc.identifier.uri | repository.uii.ac.id/handle/123456789/53175 | |
| dc.publisher | Universitas Islam Indonesia | en_US |
| dc.title | Kajian Potensi Asam Lemak Omega 3 Sebagai Antiinflamasi Terhadap Kadar Hs-crp Pada Pasien Penyakit Arteri Koroner: Sebuah Scoping Review | en_US |
| dc.type | Thesis | en_US |