Hubungan Ketakwaan dengan Kecerdasan Emosional Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Islam Indonesia
| dc.Identifier.NIM | 22711225 | |
| dc.contributor.author | Reza, Rafly Muhamad | |
| dc.date.accessioned | 2026-05-30T08:00:46Z | |
| dc.date.available | 2026-05-30T08:00:46Z | |
| dc.date.issued | 2026 | |
| dc.description.abstract | Latar Belakang: Pendidikan kedokteran merupakan proses yang sangat menuntut pengendalian emosi yang baik. Kecerdasan emosional (EQ) berperan penting dalam memberikan layanan kesehatan yang aman dan empatik. Salah satu faktor internal yang mempengaruhi tinggi rendahnya EQ seseorang adalah aspek ketakwaan. Sebagai universitas Islam, Universitas Islam Indonesia mengintegrasikan nilai kesejahteraan spiritual dan mental dalam kurikulum pendidikannya. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara tingkat ketakwaan dengan kecerdasan emosional pada mahasiswa FK UII serta mengetahui perbedaan kedua variabel tersebut antara mahasiswa tahun pertama dan tahun terakhir. Metode: Penelitian ini menggunakan desain observasional analitik dengan pendekatan potong lintang (cross-sectional). Subjek penelitian berjumlah 148 mahasiswa aktif angkatan 2022 dan 2025 yang dipilih menggunakan metode Proportionate Stratified Random Sampling. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner ketakwaan (27 item), Schutte Emotional Intelligence Scale (SEIS) (33 item), dan Self Reporting Questionnaire (SRQ-29) (29 item). Analisis data menggunakan uji korelasi Spearman Rho dan uji beda Mann-Whitney U. Hasil: Mayoritas responden memiliki tingkat ketakwaan kategori "Baik" (90,2% laki-laki dan 81,3% perempuan) dan kecerdasan emosional kategori "Tinggi" (85,4% laki-laki dan 73,8% perempuan). Hasil uji statistik menunjukkan terdapat hubungan signifikan dan positif antara ketakwaan dengan kecerdasan emosional (p = 0,000; r = 0,535) dengan kekuatan hubungan yang kuat. Tidak ditemukan perbedaan signifikan pada ketakwaan (p = 0,188) dan kecerdasan emosional (p = 0,137) berdasarkan jenis kelamin. Terdapat perbedaan signifikan tingkat ketakwaan berdasarkan tahun angkatan (p = 0,003), namun tidak ditemukan perbedaan signifikan pada kecerdasan emosional (p = 0,168). Simpulan: Terdapat hubungan yang signifikan dan positif antara tingkat ketakwaan dengan kecerdasan emosional mahasiswa FK UII. Semakin tinggi tingkat ketakwaan, semakin tinggi pula tingkat kecerdasan emosional mahasiswa tersebut. | en_US |
| dc.identifier.uri | repository.uii.ac.id/handle/123456789/63100 | |
| dc.publisher | Universitas Islam Indonesia | en_US |
| dc.subject | Ketakwaan | en_US |
| dc.subject | Kecerdasan Emosional | en_US |
| dc.subject | Mahasiswa Kedokteran | en_US |
| dc.title | Hubungan Ketakwaan dengan Kecerdasan Emosional Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Islam Indonesia | en_US |
| dc.type | Thesis | en_US |