Perancangan UI/UX Aplikasi Mobile Peta Aksesibilitas Difabel dan Edukasi Masyarakat di Kabupaten Sleman dengan Metode Design Thinking
Loading...
Files
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Universitas Islam Indonesia
DOI
Abstract
Akses informasi merupakan kebutuhan fundamental bagi setiap individu, termasuk
penyandang disabilitas yang sering kali menghadapi hambatan dalam mengakses informasi
terkait fasilitas umum ramah difabel. Berdasarkan data Dinas Sosial Kabupaten Sleman tahun
2022, tercatat sebanyak 6.579 penyandang disabilitas yang memerlukan perhatian khusus
terkait aksesibilitas informasi. Hingga saat ini, aksesibilitas informasi hanya tersedia melalui
grup chat internal dan media sosial yang belum optimal. Di sisi lain, masyarakat yang ingin
membantu penyandang disabilitas juga membutuhkan informasi yang memadai untuk
mendukung kebutuhan mereka.
Penelitian ini bertujuan untuk merancang prototype aplikasi mobile "Teman Akses" yang
efektif dan efisien untuk memudahkan penyandang disabilitas mengakses informasi fasilitas
umum ramah difabel, sekaligus membantu masyarakat dalam memberikan dukungan yang
lebih baik. Metode design thinking digunakan dalam perancangan aplikasi yang melibatkan
lima tahapan: empathize, define, ideate, prototype, dan testing.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa prototype aplikasi "Teman Akses" berhasil
dirancang sesuai kebutuhan penyandang disabilitas dan masyarakat. Pengujian menggunakan
Maze menghasilkan skor 69 yang masuk kategori menengah, sedangkan System Usability Scale
(SUS) mencatat skor rata-rata 70,5 dengan tingkat penerimaan pengguna dalam kategori
ACCEPTABLE. Namun, analisis menunjukkan kelompok difabel menghadapi lebih banyak
tantangan dalam menggunakan aplikasi dibandingkan masyarakat umum. Meskipun prototype
ini telah memenuhi sebagian besar ekspektasi pengguna, beberapa perbaikan pada rancangan
antarmuka dan pengalaman pengguna masih diperlukan untuk pengembangan lebih lanjut.