Analisis Penjadwalan Waktu Proyek dengan Metode Crash Program Menggunakan Jam Kerja Sistem Sif (Studi Kasus: Proyek Pengembangan Java Village Resort) Analysis of Project Time Scheduling Using the Crash Program Method with a Shift Work System (Case Study: Java Village Resort Development Project)
Files
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
DOI
Abstract
Dalam proses pelaksanaan proyek kontruksi sering kali mengalami keterlambatan dalam pengerjaannya yang disebabkan bertambahnya durasi konstruksi oleh beberapa faktor, yaitu: perbedaan kondisi lapangan (differing site condition), perubahan desain, pengaruh cuaca, tenaga kerja tidak terpenuhi, material, peralatan, kesalahan perencanaan, dan pengaruh pemilik proyek. Sehingga keterlambatan tersebut dapat diatasi dengan melakukan percepatan dalam pelaksanaannya dengan tetap memperhatikan faktor biaya dan mutu agar dapat diketahui waktu percepatan yang paling maksimum dengan biaya yang dikeluarkan dapat seminimum mungkin. Pada proyek pengembangan Java Village Resort terjadi keterlambatan penyelesaian proyek yang disebabkan oleh beberapa faktor tertentu, maka dari itu alternatif yang bisa digunakan untuk menunjang percepatan proyek adalah dengan menggunakan jam kerja sitem shift (shift pagi dan shift malam), sehingga berpengaruh pada waktu dan biaya total proyek. Hasil analisis dengan mengunakan metode crash program yang dilakukan dengan jam kerja sistem shift, ternyata proyek dapat dipercepat selama 44 hari kerja, sehingga durasi proyek yang semula 141 hari kerja menjadi 97 hari kerja, atau turun sebesar 31,2% dari durasi awal, namun akibat percepatan ini menyebabkan naiknya biaya langsung proyek yang semula hanya Rp 8.250.000.000,00 menjadi Rp 8.461.990.960,00 atau naik sebesar 2,6%, karena durasi proyek setelah crashing lebih singkat menyebabkan turunnya biaya tidak langsung proyek yang semula Rp 2.750.000.000,00 menjadi Rp 2.235.106.383,00 atau turun sebesar 23% sehingga berpengaruh terhadap biaya total proyek, yang semula biaya total proyek sebesar Rp 11.000.000.000,00 menjadi Rp 10.709.063.104,00 terdapat selisih Rp 290.936.896,00 dari proyek normal atau turun sebesar 3%.