Perceived Ease of Use, Perceived Usefulness dan Satisfaction untuk Memaksimalkan Behavioural Intention dengan Technology Acceptance Model pada Konsumen Generasi Y dan Z
Files
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
DOI
Abstract
Layanan konferensi video telah menjadi bagian penting dalam kehidupan digital modern, terutama dalam dunia kerja jarak jauh. Platform konferensi video memungkinkan orang untuk tetap terhubung dan berkolaborasi secara efektif. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dampak dari persepsi kegunaan dan kemudahan penggunaan serta memverifikasi dampak dari kepuasan dan sikap dalam memaksimalkan niat perilaku. Penelitian ini menambahkan variabel kepuasan sebagai hal baru dalam penelitian ini dan menggunakan Technology Acceptance Model sebagai teori utama. Metode dalam penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik purposive sampling yang menghasilkan 203 sampel. Penelitian ini menggunakan analisis SEM dengan bantuan software Amos Graphic sebagai alat bantu pengolahan data. Penelitian ini menemukan bahwa persepsi kepercayaan berpengaruh positif signifikan terhadap persepsi kemudahan. Penelitian ini juga membuktikan bahwa persepsi kemudahan berpengaruh positif signifikan terhadap persepsi kegunaan dan sikap. Persepsi kegunaan berpengaruh positif signifikan terhadap kepuasan dan berpengaruh negatif signifikan terhadap sikap. Niat berperilaku dalam penelitian ini secara signifikan dipengaruhi secara positif oleh sikap tetapi tidak oleh kepuasan. Penelitian ini juga dapat membantu perusahaan dan manajer dalam industri layanan konferensi video. Perusahaan atau manajer dapat memahami faktor-faktor yang mempengaruhi persepsi kegunaan, persepsi kemudahan penggunaan, dan kepuasan dalam mengembangkan strategi pemasaran. Pembahasan mengenai beberapa variabel yang mempengaruhi niat berperilaku konsumen terhadap layanan video conference. Niat berperilaku tidak hanya dipengaruhi oleh kepuasan dan sikap terhadap penggunaan saja, tetapi masih ada faktor lain yang dapat mendorong behavioral intentions konsumen untuk tetap menggunakan layanan secara berkelanjutan.