<link rel="stylesheet" href="styles.f3b1fba60ec7970c.css">

Ekstraksi Dan Uji Aktivitas Sitotoksik Daging Buah Naga Merah (Selenicereus Costaricensis) Terhadap Sel Kanker Adenokarsinoma Paru (A549) Dan Osteosarkoma (Mg-63)

Loading...
Thumbnail Image

Date

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Universitas Islam Indonesia

DOI

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi aktivitas sitotoksik dari ekstrak dan fraksi daging buah naga merah (Selenicereus costaricensis) terhadap sel kanker A549 dan MG-63. Metode ekstraksi dilakukan menggunakan etanol 96%, kemudian dilanjutkan dengan fraksinasi menggunakan metode Vacuum Liquid Chromatography (VLC) dengan pelarut etil asetat, etanol, dan metanol. Uji sitotoksisitas dilakukan menggunakan metode MTT terhadap sel A549 dan MG-63. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh sampel tidak memiliki aktivitas sitotoksik, ditandai dengan nilai IC50 > 500 μg/mL. Uji fitokimia mengidentifikasi keberadaan senyawa flavonoid, saponin, fenol, terpenoid, alkaloid, dan antosianin, dengan komposisi yang bervariasi pada setiap fraksi. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa daging buah naga merah memiliki keterbatasan dalam aktivitas sitotoksik sebagai agen pengobatan, namun lebih tepat diarahkan sebagai agen preventif, mengingat kandungan antioksidannya yang tinggi sehingga berpotensi mencegah terjadinya kanker.

Description

Citation

Collections

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By