<link rel="stylesheet" href="styles.f3b1fba60ec7970c.css">

Rekonstruksi Tiga Dimensi Area Pegunungan Berdasarkan Citra Satelit Dua Dimensi Secara Otomatis

dc.Identifier.NIM14523132
dc.contributor.advisorArrie Kurniawardhani, S.Si., M.Kom.
dc.contributor.authorKURNIAWAN EKO RAKHMADI
dc.date.accessioned2021-11-04T06:52:01Z
dc.date.available2021-11-04T06:52:01Z
dc.date.issued2021-08-19
dc.description.abstractArea pegunungan adalah bentuk geografi dataran muka bumi yang di dalamnya terdapat berbagai macam texture bumi berupa gunung, dataran tinggi, maupun pegunungan. Seiring perkembangan teknologi dan ilmu pengetahuan, area pegunungan sering dijadikan sebagai penelitian untuk kepentingan seperti pertambangan, pembangunan infrastruktur dan bahkan dipelajari untuk meminimalisir bencana alam. Sebagai salah satu cara penelitian area pegunungan, manusia melakukan pengamatan melalui berbagai macam cara seperti melakukan observasi langsung di tempat, melakukan observasi menggunakan citra dua dimensi menggunakan citra foto kamera ataupun citra foto satelit. Selain itu terdapat pula pengamatan area pegunungan dengan metode pengamatan model tiga dimensi. Pada metode pengamatan model tiga dimensi diperlukan alat atau aplikasi yang dapat melakukan rekonstruksi tiga dimensi yang berasal dari data yang dimasukan. Salah satu sumber data yang bisa dimasukan adalah citra dua dimensi yang berasal dari satelit. Dikarenakan sumber data dari satelit ini bersifat luas dan global, maka data yang terkandung di dalamnya sangat cocok untuk diolah dan dijadikan sebagai bahan pengamatan lebih lanjut. Maka dari itu peneliti membuat aplikasi yang bisa membangun objek tiga dimensi berdasarkan citra dua dimensi secara otomatis. Pengembangan kali ini dilakukan dengan mengunakan metode ADDIE (Analysis Design Development Implementation Evaluation dan menggunakan Python sebagai Bahasa pemrograman dalam melakukan rekonstruksi 3 dimensi secara otomatis. Dalam penelitian ini peneliti melakukan pengujian berupa kuisioner untuk mendapatkan validasi secara subjektif berdasarkan pakar yang ahli di bidang geografi pemetaan serta pakar lapangan yang melakukan mitigasi. Selain itu juga dilakukan pengujian secara objektif dengan validasi ketepatan model tiga dimensi menggunakan pixel counter. Validasi ketepatan menggunakan pixel counter digunakan untuk melihat persentase kemiripan model tiga dimensi dari aplikasi rekonstruksi tiga dimensi dengan model tiga dimensi yang ada pada Google Earth. Berdasarkan pengujian validasi diatas, aplikasi rekonstruksi tiga dimensi dapat membuat model tiga dimensi yang layak diterima dan bisa digunakan sebagai metode pemantauan area pegunungan.en_US
dc.identifier.urihttps://repository.uii.ac.id/handle/123456789/34042
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectADDIEen_US
dc.subjectPythonen_US
dc.subjectRekonstruksi Tiga Dimensien_US
dc.titleRekonstruksi Tiga Dimensi Area Pegunungan Berdasarkan Citra Satelit Dua Dimensi Secara Otomatisen_US

Files

Original bundle

Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
14523132 Kurniawan Eko Rakhmadi.pdf
Size:
25.15 MB
Format:
Adobe Portable Document Format
Description:

License bundle

Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
license.txt
Size:
1.71 KB
Format:
Item-specific license agreed upon to submission
Description: