Pra Rancangan Pabrik Kimia Calcium Sulfate Dari Gypsum Dengan Kapasitas 400.000 Ton/Tahun
Files
Date
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
DOI
Abstract
Kebutuhan bahan kimia saat ini cukup tinggi di Indonesia salah satunya yaitu bahan kimia calcium sulfate. Saat ini, calcium sulfate masih Belum banyak diproduksi di dalam negeri sehingga untuk memenuhi kebutuhan tersebut perlu mengimport calcium sulfate dari luar negeri. Oleh karena itu, Prarancangan Pabrik Calcium sulfate ini bertujuan untuk dapat memenuhi kebutuhan bahan kimia calcium sulfate di dalam negeri dengan cara memanfaatkan gypsum yang melimpah. Gypsum tersebut diolah untuk dijadikan sebagai bahan utama dari pembuatan calcium sulfate. Produk yang dihasilkan dari Pabrik Calcium sulfate sebagian besar digunakan untuk keperluan industry konstruksi. Pabrik calcium sulfate dari gypsum dengan kapasitas 400.000 ton/tahun akan didirikan pada tahun 2026 di Kabupaten Gresik, Jawa Timur. Pabrik beroperasi selama 330 hari pertahun dengan jumlah karyawan sebanyak 143 orang. Calcium sulfate diproduksi dengan cara menghancurkan gypsum (CaSO4.2H2O) lalu didekomposisi pada suhu 215 ℃ tekanan 1 atm. Reaktor yang digunakan untuk mendekomposisi bahan tersebut adalah dengan Rotary Kiln. Kebutuhan utilitas yaitu air sebanyak 120.147,043 kg/jam, listrik sebesar 1502,25 kWh, bahan bakar fuel oil sebanyak 9,49 kg/jam, solar 197,317 kg/jam dan kebutuhan unit penyedia udara tekan sebesar 2,04 m 3 /jam.Dari hasil perhitungan evaluasi ekonomi, diperoleh modal tetap sebesar Rp. 503.325.057.225, modal kerja sebesar Rp. 4.034.493.804.499, biaya produksi sebesar Rp. 3.732.059.400.529. Keuntungan yang didapatkan sebelum pajak sebesar Rp. 167.940.599.471 dan setelah pajak sebesar Rp. 134.352.479.577. Return on Investment (ROI) yang diperoleh sebelum pajak sebesar 33,37% dan setelah pajak 26,69%. Pay Out Time (POT) sebelum pajak adalah 2,42 tahun dan setelah pajak 2,88 tahun. Break Even Point (BEP) didapatkan hasil sebesar 55,1%, Shut Down Point (SDP) sebesar 41,64% dan Discounted Cash Flow Rate (DCFR) sebesar 5,74%. Berdasarkan hasil yang telah disimpulkan, pabrik calcium sulfate dari gypsum dengan kapasitas 400.000 ton/tahun ini layak untuk didirikan dan dikaji lebih lanjut terkait realisasi pendirian pabrik.