Faktor-Faktor yang mempengaruhi Penanaman Modal Asing di Provinsi Bali Tahun 2017-2023
| dc.Identifier.NIM | 20313185 | |
| dc.contributor.author | Pradina, Khalilou Rayhan Putra | |
| dc.date.accessioned | 2026-08-08T02:33:06Z | |
| dc.date.available | 2026-08-08T02:33:06Z | |
| dc.date.issued | 2026 | |
| dc.description.abstract | Penanaman Modal Asing (PMA) merupakan salah satu instrumen penting dalam mendukung pembangunan ekonomi di daerah berkembang, termasuk Provinsi Bali yang memiliki potensi besar pada sektor pariwisata. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Produk Domestik Regional Bruto (PDRB), Indeks Pembangunan Manusia (IPM), Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK), dan jumlah Angkatan Kerja terhadap Penanaman Modal Asing di Provinsi Bali periode 2017– 2023. Data yang digunakan merupakan data sekunder berbentuk data panel yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik (BPS) serta instansi resmi lainnya, dengan sembilan kabupaten/kota sebagai unit analisis selama tujuh tahun. Metode analisis yang digunakan adalah regresi data panel dengan pendekatan Common Effect Model (CEM) yang dipilih berdasarkan hasil uji Chow, uji Hausman, dan uji Lagrange Multiplier. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PDRB berpengaruh positif dan signifikan terhadap PMA, yang menandakan bahwa peningkatan kapasitas ekonomi daerah mampu meningkatkan daya tarik investasi asing. UMK juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap PMA, yang mengindikasikan bahwa peningkatan upah minimum masih dapat diterima oleh investor asing selama diimbangi dengan produktivitas dan stabilitas ekonomi daerah. Sementara itu, IPM berpengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap PMA, yang menunjukkan bahwa kualitas pembangunan manusia belum menjadi faktor utama dalam keputusan investasi asing di Provinsi Bali. Adapun Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja berpengaruh negatif dan signifikan terhadap PMA, yang mengindikasikan bahwa ketersediaan tenaga kerja yang besar tanpa diimbangi kualitas dan keterampilan dapat menurunkan daya tarik investasi. Berdasarkan temuan tersebut, penelitian ini menyarankan agar pemerintah daerah mendorong pertumbuhan ekonomi yang merata, meningkatkan produktivitas dan kualitas tenaga kerja melalui pendidikan dan pelatihan, serta merumuskan kebijakan pengupahan yang seimbang dan berkelanjutan guna menciptakan iklim investasi yang kondusif bagi pertumbuhan ekonomi jangka panjang di Provinsi Bali. | en_US |
| dc.identifier.uri | repository.uii.ac.id/handle/123456789/65783 | |
| dc.publisher | Universitas Islam Indonesia | en_US |
| dc.subject | Penanaman Modal Asing | en_US |
| dc.subject | Produk Domestik Regional Bruto | en_US |
| dc.subject | Indeks Pembangunan Manusia | en_US |
| dc.subject | Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja | en_US |
| dc.title | Faktor-Faktor yang mempengaruhi Penanaman Modal Asing di Provinsi Bali Tahun 2017-2023 | en_US |
| dc.type | Thesis | en_US |