<link rel="stylesheet" href="styles.f3b1fba60ec7970c.css">

Desain Perbaikan Kursi Penjahit Untuk Mengurangi Risiko Musculoskeletal Disorders (MSDS) menggunakan Metode Nordic Body Map (NBM) dan Rapid Upper Limb Assessment (Rula) (Studi Kasus: Jogshop.yk)

Loading...
Thumbnail Image

Date

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Universitas Islam Indonesia

DOI

Abstract

Pekerja penjahit sering menghadapi risiko tinggi terhadap keluhan Musculoskeletal Disorders (MSDs) akibat postur kerja yang tidak ergonomis dan penggunaan kursi yang kurang sesuai dengan kebutuhan aktivitas menjahit. Kondisi tersebut berpotensi menurunkan produktivitas dan kenyamanan kerja. Penelitian ini bertujuan untuk merancang desain perbaikan kursi penjahit dan mengurangi risiko MSDs yang terjadi pada pekerja diJogshop.YK. Metode yang digunakan meliputi Nordic Body Map (NBM), Rapid Upper Limb Assessment (RULA), Kano Model, serta Antropometri. Berdasarkan hasil kuesioner Nordic Body Map (NBM) keluhan sakit yang dirasakan oleh responden terdapat pada bagian tubuh atas meliputi, kanan bahu, punggung, pinggang, dan pantat. Yang dimana perlu dilakukan analisis lebih lanjut terkait postur kerja pada reponden menggunakan metode RULA. Hasil akhir dari perhitungan RULA dari 5 reponden didapatkan skor 5 dan 6 yang mana tingkat risiko tersebut berada pada kategori sedang dengan dibutuhkan penanganan lebih lanjut dan perubahan segera. Berdasarkan spesifikasi desain yang didapatkan dari kano model diantaranya desain yang ergonomis, stabilitas, kemudahan dalam perawatan, serta memiliki nilai estetis. Dilakukan penentuan dimensi antropometri didapatkan ukuran kursi dengan Didapatkan ukuran kursi dari penentuan ukuran antropometri yaitu tinggi kaki kursi 38,27 cm, diameter dudukan kursi 34,63 cm, jarak sandaran kursi 38,00 cm, tinggi sandaran kursi 51,20 cm, serta lebar sandaran kursi 49,42 cm.

Description

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By