Evaluasi Kekakuan Metode Klasik Kaitannya dengan Hasil Paket Program dan Implikasinya terhadap Respon Struktur Bangunan Bertingkat
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Universitas Islam Indonesia
DOI
Abstract
Indonesia merupakan negara yang rawan terhadap gempa. Pada bangunan yang kurang
kuat, Gempa bumi dapat menyebabkan bangunan runtuh akibat adanya gaya horisontal dan gaya
vertikal yang diberikan . Perilaku struktur terhadap beban gempa sangat dipengaruhi oleh kekakuan
lateral struktur tersebut dan Saat ini sudah banyak analisis gempa yang dikembangkan.
Penelitian ini untuk mengetahui perbedaan pola distrubusi vertikal gaya gempa pada
struktur dan bagaimana implikasinya jika dihitung dengan metode ekivalen statik, dan metode
dinamik respon spektra yang menggunakan metode kekakuan klasik seperti Muto, Blume, dan
Aydin & Gonen secara manual maupun menggunakan aplikasi ETABS. Variasi struktur portal yang
digunakan adalah struktur 5, 10, dan 15 tingkat yang berlokasi di Yogyakarta. Hasil penelitian
menunjukan perbandingan gaya hosinotal tingkat, nilai maksimum respon struktur berupa
displacement, momen lentur balok dan gaya aksial kolom.
Hasil penelitian menunjukan, pada struktur portal 5 tingkat yang di analisis dengan metode
ekivalen statik dan analisis dinamik repon spektrum dengan tiga metode kekakuan klasik dengan
cara manual maupun ETABS memiliki hasil gaya gempa horisontal (Fi) yang hampir sama.
Sedangkan pada struktur portal 10 dan 15 tingkat nilai gaya gempa horisontal dengan metode
dinamik respon spektrum lebih besar di bandingkan metode ekivalen statik. Semakin tinggi jumlah
tingkat struktur maka perbandingan nilai gaya gempa horisontal akan semakin besar. Pola respon
struktur seperti displacement, momen lentur balok, dan gaya aksial kolom mengikuti pola gaya
horisontal yang diberikan pada struktur.