Analisis Kesesuaian Habitat Ikan Tuna Menggunakan Model Habitat Suitability Index (HSI) dengan Data Penginderaan Jauh di Perairan Sulawesi Utara (Studi Kasus : Kesesuaian Habitat Ikan Tuna di Daerah Sulawesi Utara)
Files
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
DOI
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis karakteristik variabel oseanografi, mengidentifikasi hubungan antara variabel oseanografi dengan kelimpahan ikan tuna, serta membangun model Habitat Suitability Index (HSI) untuk memetakan daerah potensial penangkapan ikan tuna di perairan Sulawesi Utara. Data yang
digunakan meliputi suhu permukaan laut (Sea Surface Temperature/SST), klorofil- a, tinggi muka laut (Sea Surface Height/SSH), salinitas permukaan laut (Sea Surface
Salinity/SSS), kedalaman lapisan campuran (Mixed Layer Depth/MLD), dan Catch Per Unit Effort (CPUE). Model HSI dibangun menggunakan fungsi Gaussian yang diintegrasikan melalui Arithmetic Mean Model (AMM) dan Geometric Mean Model (GMM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kondisi optimum habitat ikan tuna berada pada SST 29,083°C, klorofil-a 0,133 mg m−3, SSH 0,618 m, SSS 34,646 psu, dan MLD 10,799 m. Model AMM menghasilkan distribusi habitat yang lebih luas, sedangkan GMM menghasilkan distribusi yang lebih selektif. Daerah potensial penangkapan ikan tuna dengan nilai HSI > 0,5 umumnya berada di perairan Teluk Tomini, Laut Sulawesi, dan Laut Maluku. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model HSI berbasis data penginderaan jauh dan CPUE mampu mengidentifikasi habitat serta daerah potensial penangkapan ikan tuna secara efektif.